Ketua DPR RI Puan Maharani enggan menanggapi rencana Presiden Joko Widodo yang mempertimbangkan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ...
Ketua DPR Puan Maharani bersama Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel , M Aziz Syamsuddin bersiap memimpin rapat pimpinan fraksi-fraksi DPR di ruang Komisi VII, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat . ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani enggan menanggapi rencana Presiden Joko Widodo yang mempertimbangkan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang terkait Komisi Pemberantasan Korupsi , karena hingga saat ini belum ada kelanjutannya.
Puan meminta semua pihak menunggu terkait rencana kebijakan tersebut khususnya setelah pelantikan presiden-wakil presiden terpilih pada Minggu mendatang. "Setahu saya pemerintah tidak akan mengeluarkan perppu. Dan perppu itu 100 persen haknya Presiden, beliau yang bisa menilai keadaan memaksa dan genting," ujarnya pula.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perppu KPK, Puan Minta Publik Tunggu Hingga Pelantikan Jokowi-Ma'rufPublik disarankan menunggu apakah Presiden Jokowi benar-benar akan menerbitkan Perppu atau tidak.
Baca lebih lajut »
Ditanya Soal Perppu KPK, Puan: Tunggu Pelantikan PresidenPuan memilih menunggu pernyataan lanjutan dari Presiden Jokowi soal Perppu KPK.
Baca lebih lajut »
[POPULER OTOMOTIF] SUV Esemka Garuda Mulai Muncul | Koleksi Mobil Ketua DPR Puan MaharaniBerikut ini lima berita terpopuler di kanal otomotif pada Rabu 2 Oktober 2019.
Baca lebih lajut »
Ketua DPR Puan Maharani Miliki Harta Ratusan Miliar RupiahPuan yang merupakan putri dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri itu memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 363.790.695.000.
Baca lebih lajut »
Prediksi Qodari soal Wajah DPR di Bawah Pimpinan Puan MaharaniQodari menilai sosok Puan Maharani yang menjadi Ketua DPR RI periode 2019-2024 akan merefleksikan wajah DPR ke depan. PuanMaharani
Baca lebih lajut »