PTKIN mampu menciptakan tenaga kedokteran profesional dan berkemampuan bahasa asing.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi VIII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat dengan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama dan Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Rektor Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Dr. Warul Walidin meminta kepada Komisi VIII DPR agar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri diberi kemudahan dalam membuka fakultas umum seperti fakultas kedokteran.
"Juga dibekali dengan bahasa Arab, Inggris, sehingga mereka bisa kita arahkan sebagai tenaga-tenaga profesional ke negara Timur Tengah dan negara lain dengan bekal bahasa arab dan juga bekal islami yang kita kembangkan, yang kita wujudkan nanti," ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
132.929 Calon Mahasiswa Ikut Ujian Masuk PTKIN |Republika OnlineKemenag secara resmi mengumumkan ujian masuk PTKIN.
Baca lebih lajut »
Keringanan UKT Sasar 160 Ribu Mahasiswa PTKIN“Data Ditjen Pendidikan Islam, total keringanan UKT mencapai lebih dari 54 miliar rupiah,” terang Ali Ramdhani usai Rapat Dengar Pendapat dengan DPR di Senayan, Selasa (25/8).
Baca lebih lajut »
Kemag Beri Keringanan UKT kepada 160.000 Mahasiswa PTKINTotal dana yang disediakan berjumlah Rp 54 miliar.
Baca lebih lajut »
Dampak Pandemi, 219.597 Mahasiswa PTKIN Dapat Bantuan Kuota InternetKemenag memberikan bantuan kepada mahasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) baik berupa keringanan UKT maupun bantuan kuota internet. BantuanKuotaInternet
Baca lebih lajut »
Wagub DKI Minta Ketua RW Antisipasi Munculnya Masalah Sosial akibat Covid-19Ariza menyampaikan, masalah sosial merupakan salah satu dari empat masalah yang harus diantisipasi selama pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Usai Aksi Joget di HUT Maluku, Sekda Minta Masyarakat Bersahabat dengan Covid-19Bersahabat dengan Covid-19 bukan berarti menganggap remeh virus tersebut. Masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebarannya.
Baca lebih lajut »