PSI Minta Pemprov DKI Segera Serahkan Revisi Studi Kelayakan Formula E TempoMetro
TEMPO.CO, Jakarta- Wakil Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta dari Fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo meminta pemerintah provinsi menyerahkan revisi studi kelayakan acara balap mobil listrik Formula E yang diminta Badan Pemeriksa Keuangan.Menurut Anggara, layak tidaknya Formula E digelar tergantung pada studi tersebut. 'Namanya juga studi kelayakan. Ini akan menentukan layak tidaknya dilakukan.
Menurut Anggara, pada studi kelayakan soal keuntungan penyelenggaraan Formula E, PT Jakarta Propertindo atau Jakpro mengklaim total keuntungan selama 5 tahun sebesar Rp 3,12 triliun. Angka itu terdiri dari pendapatan finansial Jakpro sebesar RP 544 miliar dan dampak ekonomi Rp 2,58 triliun.Namun, Anggara mengatakan studi kelayakan itu tidak memasukkan biaya komitmen yang wajib dibayarkan Dinas Pemuda dan Olah Raga dki setiap tahunnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bicara di Sekolah Kader PSI, Mahfud MD: Tidak Mudah Menjadi Parpol yang BersihMenko Polhukam, Mahfud MD mengatakan, tidak mudah menjadi parpol yang bersih. Hal itu disampaikan Mahfud saat hadir secara virtual dalam Sekolah Kader PSI.
Baca lebih lajut »
Kepada Kader PSI, Mahfud Md Ingatkan Soal Parpol yang BersihMahfud Md menyatakan partai politik tetap diperlukan untuk melakukan kontrol terhadap kekuasaan.
Baca lebih lajut »
Wagub DKI Bicara Pembahasan Kemungkinan PPKM Jakarta Turun ke Level 3PPKM level 4 di DKI Jakarta segera berakhir. Pemprov DKI Jakarta bakal mengikuti kebijakan pemerintah pusat soal perpanjangan PPKM nanti. PPKM
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI Minta Ormas Dukung Vaksinasi Covid-19Pemprov DKI Jakarta meminta organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang bernaung di Jakarta untuk turut mendukung percepatan program vaksinasi Covid-19. Pemprov DKI...
Baca lebih lajut »
UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.649 OrangPemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaporkan penambahan 1.649 kasus Covid-19, pada Minggu (8/8/2021).
Baca lebih lajut »
Heboh Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar Miliaran Rupiah, Pemprov DKI: Perlu Cermat, Agar Tidak Hanya Cari SensasiPemprov DKI meminta publik cermat dalam menyikapi temuan BPK yang menemukan adanya kelebihan bayar miliaran rupiah.
Baca lebih lajut »