Produk Baru realme Buds Q Jadi Lawan Solid Redmi Airdots, Siapa Unggul?

Indonesia Berita Berita

Produk Baru realme Buds Q Jadi Lawan Solid Redmi Airdots, Siapa Unggul?
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 61 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 51%

Produk Baru realme Buds Q Jadi Lawan Solid Redmi Airdots, Siapa Unggul? 8ukaSindonews

, tapi kini juga di pasar TWS. Kedua perusahaan telah meluncurkan sejumlahTWS yang terjangkau untuk menghadirkan pengalaman audio nirkabel yang sesungguhnya kepada khalayak luas.

Di satu sisi realme Buds Q dapat dikatakan lebih menarik mata karena ditawarkan dalam tiga varian warna ketimbang hanya warna hitam di Redmi Airdots.keduanya terbaring di dalam kasing secara magnetis dan tidak jatuh bahkan ketika kasing terbalik, tapi lain hal jika diguncang di mana magnetnya terasa kurang kuat. Keduanya juga memiliki lampu LED di bagian depan kasing yang berwarna merah saat Anda mencolokkanBukan port USB Type-C, keduanya masih menggunakanpengisian microUSB.

Produk baru realme, Buds Q dan Redmi Airdots juga menyajikan jangkauan yang solid untuk transmisi audio nirkabel. Koneksi nirkabel dapat mencapai jarak hingga 10 meter sehingga Anda dapat bergerak dengan bebas dalam jangkauan sambil mendengarkan musik dan melakukan panggilan suara, bahkan ketika tidak membawaHadir sebagai salah satu keunggulan di kelasnya, realme Buds Q mendukung gestur sentuh yang dapat dikustomisasi melalui aplikasi realme Link.

TWS ini menciptakan pengalaman mendengarkan musik secara keseluruhan yang menarik. Vokal terdengar jernih dan respons bass juga baik, bahkan karakter bass sedikit lebih baik daripada Redmi AirDots. Produk baru realme, Buds Q juga memastikan jumlah treble yang pas.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ditjen Pajak: PPN 10 Persen Produk Digital Bukan Hal yang BaruDitjen Pajak: PPN 10 Persen Produk Digital Bukan Hal yang BaruPermasalahan yang terjadi sebelumnya adalah konsumen Indonesia harus menyetorkan sendiri Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen.
Baca lebih lajut »

Bayi orangutan Pancaran jadi penghuni baru Suaka Margasatwa LamandauBayi orangutan Pancaran jadi penghuni baru Suaka Margasatwa LamandauBayi orangutan bernama Pancaran menjadi penghuni baru Suaka Margasatwa Lamandau di Kalimantan Tengah, kata Pelaksana Tugas Kepala Balai Konservasi ...
Baca lebih lajut »

Serba-serbi G4, Virus Baru yang Disebut Berpotensi Jadi Pandemi BerikutnyaSerba-serbi G4, Virus Baru yang Disebut Berpotensi Jadi Pandemi BerikutnyaPeneliti di China menemukan jenis virus baru yang diberi kode G4 EA H1N1. Virus ini disebut mudah menular sehingga berpotensi untuk jadi pandemi berikutnya. Ini serba-serbinya: China via detikHealth
Baca lebih lajut »

Bisa Jadi Pandemi, Ini 6 Fakta Virus G4 Flu Babi Baru dari ChinaBisa Jadi Pandemi, Ini 6 Fakta Virus G4 Flu Babi Baru dari ChinaStrain virus flu babi baru ditemukan berkembang di China. Virus ini tidak menular antarmanusia, tapi patut diwaspadai karena bisa jadi pandemi.
Baca lebih lajut »

Pengamat: Pilkada saat pandemi dikhawatirkan jadi kluster baruPengamat: Pilkada saat pandemi dikhawatirkan jadi kluster baruPengamat politik dari Universitas Parahyangan di Bandung, Prof Dr Asep Warlan Yusuf, mengatakan, pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 11:01:35