Ke mana arah IHSG hari ini ?
Pada Rabu, IHSG dibuka melemah dan sempat menyentuh level terendah di 6.728,19 hingga akhirnya ditutup positif. Artinya, perdagangan kemarin berhasil memutus tren pelemahan selama tiga hari beruntun.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia via Refinitiv, empat dari total sektor melemah. Sektor teknologi menjadi sektor yang paling menguntungkan IHSG menguat 0,87% sementara sektor barang pokok menjadi yang paling beban melemah 1,45%. Dalam sambutannya, Jerome Powell memperingatkan, kenaikan suku bunga kemungkinan akan lebih tinggi dari yang diperkirakan oleh pembuat kebijakan bank sentral. Powell mengatakan tren saat ini menunjukkan bahwa tugas melawan inflasi Fed belum berakhir.
Komentar tersebut mengindikasikan bahwa Fed dapat mempertimbangkan kenaikan suku bunga yang lebih besar dari kenaikan 25 basis poin bulan lalu pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 21-22 Maret.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Powell Lagi, Powell Lagi! IHSG Perlu Waspada NehKe mana arah IHSG hari ini ?
Baca lebih lajut »
Powell Effect Mulai Terasa, Rupiah Jeblok ke Atas Rp 15.300Nilai tukar rupiah merosot melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Selasa (7/3/2023)
Baca lebih lajut »
Ketar-ketir IHSG Hari Ini Usai Testimoni Powell, Cek Saham ESSA & AMRTAjaib Sekuritas memprediksi pergerakan IHSG hari ini akan berada dalam range 6.740 hingga 6.820.
Baca lebih lajut »
IHSG Anjlok Gara-gara Pesan Eksplisit Powell, Saham WSKT LongsorSebanyak 84 saham menguat, 193 saham melemah, dan 321 saham stagnan pada awal perdagangan IHSG hari ini.
Baca lebih lajut »
Imbas Sabda Powell, IHSG Tergelincir 0,37%Perdagangan mencatatkan sebanyak 1,13 miliar saham terlibat dengan nilai perdagangan baru mencapai Rp 343 miliar.
Baca lebih lajut »
Powell Bikin Investor RI Ketar-ketir, IHSG Makin TergelincirIHSG pada perdagangan sesi I hari ini (8/3/23) turun signifikan berakhir di 6.733,52 atau terkoreksi 0,49% secara harian.
Baca lebih lajut »