Omset per hari judi tersebut mencapao Rp700 juta, tapi baru beroperasi tiga hari langsung terendus kepolisian
POLDA Metro Jaya membongkar praktik perjudian di Apartemen Robinson, Penjaringan, Jakarta Utara. Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, perjudian dilakukan di lantai 29 dan lantai 30.
"Ruangannya berbeda luasnya. Kalau di sini satu lantai. Di lantai 30 sepertiganya lah karena di kanan ada ruangan kamar mandi dan juga untuk tempat karyawan juga," ujar Argo di tempat kerjadian perkara, Selasa . "Kami tanyakan ada yang sebagai pengelola, paling ujung dia paling bertanggung jawab. Kemudian ada yang bertanggung jawab di setiap pertandingan, kemudian ada cashier ada juga yang mencatat," ujarnya.
Sampai saat ini, polisi masih memburu tujuh orang yang ditetapkan daftar pencarian orang . Mereka berinisial YS, SN, FD, AY, HN, MR sebagai penyandang dana, dan HS yang bertugas sebagai penanggungjawab operasional.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Polisi Gerebek Tempat Judi di Apartemen Robinson, Keuntungan Capai Rp 700 Juta Per HariPolisi menetapkan 91 tersangka terkait kasus perjudian tersebut. Kelompok judi tersebut dikenal dengan nama RBS29. Megapolitan
Baca lebih lajut »
Polisi Juga Tangkap Kurir Sabu Penyanyi Dangdut DaffaPenyanyi dangdut Daffa ditangkap polisi terkait kasus narkotika jenis sabu. Selain menangkap Daffa, polisi juga menangkap seorang diduga kurir sabu Daffa. Daffa ArtisDanggut
Baca lebih lajut »
Pedemo Kritis di RSPAD, KontraS Curigai Perlakuan PolisiKontraS mencurigai tindakan polisi yang diduga sengaja menyembunyikan orang yang mereka tangkap agar publik tidak mengetahui bekas luka akibat tindak kekerasan.
Baca lebih lajut »
Polisi Tetapkan 8 Tersangka Terkait Penculikan Ninoy Karundeng'Sudah ada delapan tersangka yang diamankan,' kata Direktur Kriminal Umum Kombes Sayudi Ario Seto.
Baca lebih lajut »
Enam Polisi Disanksi Terkait Tragedi Demo Mahasiswa KendariMereka membawa senjata api saat pengamanan unjuk rasa mahasiswa di DPRD Sultra
Baca lebih lajut »