Tersangka menyepuh perak dengan emas, lalu dijual dengan harga emas asli.
REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu menyita sekitar setengah kilogram emas palsu dari Toko Permata Dury di Jalan KZ Abidin, Kota Bengkulu, dan menangkap pemilik toko berinisial IM . Direktur Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Dedy Setyo Yudho Pranoto dalam ekspos perkara, di Mapolda Bengkulu mengatakan modus yang digunakan pelaku yaitu dengan cara menyepuh perak dengan emas, lalu dijual ke masyarakat dengan harga emas asli.
Ia menjelaskan, tersangka dijerat dengan Pasal 106 juncto Pasal 24 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dan Pasal 8 ayat 1 huruf e dan f juncto Pasal 73 ayat 1 juncto Pasal 16 UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Di toko emas milik tersangka, polisi menyita barang bukti emas palsu seberat setengah kilogram dalam bentuk perhiasan berbagai jenis yang siap dijual.
Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu Kompol Novi Ari menambahkan, pengungkapan kasus penjualan emas palsu ini bermula dari pihaknya mendapat laporan dari masyarakat. Dalam laporan, kata Novi, pelapor mengaku merasa curiga dengan perhiasan emas yang baru dibelinya dari toko milik tersangka karena ada perbedaan pada bentuk emas yang dibeli.
Pelapor kemudian memeriksa perhiasan emas yang dibelinya tersebut dan diketahui ternyata perhiasan emas itu palsu. "Awalnya ada laporan masyarakat yang curiga emasnya palsu, kita selidiki dan ternyata benar, ini hasil pemeriksaan laboratorium sudah ada, emas itu palsu bukan utuh," ujar Novi.sumber : AntaraBACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Polda Selenggarakan Latihan Mengemud Diikuti 40 Ribu Sopir |Republika OnlinePelatihan bekerja sama dengan BRI, dan setiap peserta mendapatkan Rp 600 ribu.
Baca lebih lajut »
Mabes Polri Tegaskan Kasus Tahanan Meninggal di Kepri Ditangani PoldaMabes Polri mengatakan kasus tewasnya Hendri tak lama setelah ditangkap Satnarkoba Polresta Barelang Batam, Kepri, Sabtu (8/8/2020) lalu, ditangani Polda Kepri.
Baca lebih lajut »
Polda Riau Ringkus 4 Anggota Kawanan Rampok BersenjataPolda Riau bersama Polres Kampar menangkap 4 orang kawanan rampok bersenjata api rakitan. Salah satu pelaku ditangkap di Provinsi Lampung. Perampokan Riau
Baca lebih lajut »
PNS di Polda Sumbar Meninggal Terpapar Covid-19 |Republika OnlinePNS Polda Sumbar itu diketahui juga memiliki penyakit bawaan.
Baca lebih lajut »
Polda Jatim periksa istri dan anak mendiang Salim Kancil sebagai saksiDirektorat Reskrimsus Polda Jawa Timur memeriksa istri dan anak mendiang Salim Kancil, Tijah dan Ike Nurillah, terkait dengan kasus dugaan pencemaran nama ...
Baca lebih lajut »
Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk UmumPolda Sumbar belum bisa memastikan kapan RS Bhayangkara kembali dibuka untuk umum karena masih menunggu 8 orang yang positif Covid-19 sembuh.
Baca lebih lajut »