PMK Meluas di 15 Kecamatan, Pemkab Grobogan Tutup Pasar Hewan

Indonesia Berita Berita

PMK Meluas di 15 Kecamatan, Pemkab Grobogan Tutup Pasar Hewan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 jawapos
  • ⏱ Reading Time:
  • 44 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 51%

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak meluas hingga lima belas kecamatan dari total sembilan belas kecamatan. Kini, tersisa empat kecamatan yang masih zona hijau. Yakni Klambu, Tegowanu, Kedungjati, dan Tanggungharjo. Untuk itu Dinas Peternakan dan Perikanan wacanakan perpanjangan penutupan pasar hewan.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Riyanto menyebut dari 15 kecamatan yang terjangkit paling parah yakni Gabus dan Wirosari dengan jumlah ternak terjangkit di atas seratus.

“Kasus total sudah mencapai di atas lima ratus. Untuk itu kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan terkait upaya perpanjangan penutupan pasar hewan,” terangnya. Total ada tiga pasar hewan besar yang ditutup. Yakni pasar hewan di Godong, Wirosari, Kalongan, dan Purwodadi. Untuk pasar Wirosari dan Danyang semula ditutup dua pasaran atau sepuluh hari. Sementara Godong tiga kali pasaran atau lima belas hari.

“Untuk Pasar hewan Wirosari dan Kalongan Danyang masa habis penutupan Selasa . Jadi ini yang sebenarnya kami koordinasikan untuk diperpanjang penutupannya. Kalau yang Godong karena tiga pasar, jadi belakangan saja,” jelasnya. Menurutnya penutupan pasar menjadi langkah yang dinilai paling efektif menekan pesatnya laju penularan PMK. Sebab penularannya sejauh ini melalui mutasi yang ada dalam perdagangan dan lalu lintas dari luar daerah.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

jawapos /  🏆 35. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ternak Terkena PMK di Kabupaten Kediri Meluas |Republika OnlineTernak Terkena PMK di Kabupaten Kediri Meluas |Republika OnlineTerdapat hingga 871 kasus per 4 Juni 2022.
Baca lebih lajut »

PMK Merebak, Pasar Hewan di Kabupaten Semarang Nekat BukaPMK Merebak, Pasar Hewan di Kabupaten Semarang Nekat BukaJumlah hewan ternak seperti sapi, kerbau, dan kambing terpapar PMK terus meningkat hingga di atas 500 ekor.
Baca lebih lajut »

Daging Kerbau Impor Datang dari India, Bulog: Bebas PMK | Ekonomi - Bisnis.comDaging Kerbau Impor Datang dari India, Bulog: Bebas PMK | Ekonomi - Bisnis.comPerum Bulog memastikan daging kerbau beku yang datang dari India tidak terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan melakukan uji laboratorium di Pusat Veteriner Farma.
Baca lebih lajut »

3.000 Ekor Sapi di Lumajang Terinfeksi PMK, Wabup: Kami Kekurangan Nakes Hewan3.000 Ekor Sapi di Lumajang Terinfeksi PMK, Wabup: Kami Kekurangan Nakes HewanWakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan pihaknya tengah mengusulkan penambahan petugas untuk penanganan wabah PMK di wilayahnya.
Baca lebih lajut »

Bulog: Daging Kerbau Asal India Dipastikan Bebas PMKBulog: Daging Kerbau Asal India Dipastikan Bebas PMKDirektur Supply Chain Pelayanan Publik Bulog Mokhamad Suyamto menyampaikan daging kerbau beku yang sampai di Indonesia segera dilakukan tes PCR di Pusat Veteriner Farma Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan terhadap sampel daging kerbau beku milik Bulog.
Baca lebih lajut »

Kasus Positif PMK di Klaten Nol, tapi...Kasus Positif PMK di Klaten Nol, tapi...Meski tak ada kasus ternak terkonfirmasi positif terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK), angka kasus suspek PMK di Klaten masih tinggi.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 18:39:14