Pemerintah Inggris menyatakan akan mengevaluasi penerapan lockdown di kota Leicester dalam dua pekan mendatang.
, Rabu , keputusan itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, di depan anggota legislatif. Dia mengatakan Perdana Menteri Boris Johnson menyetujui untuk menutup sementara sejumlah kegiatan di Leicester untuk menekan angka infeksi.Antara lain meliburkan sekolah serta menutup toko dan pusat perbelanjaan kecuali toko obat dan makanan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Wabah Covid-19 Melonjak, Inggris Lockdown LeicesterInggris memberlakukan lockdown terhadap kota Leicester dan area sekitarnya mulai Senin kemarin, 29 Juni 2020 setelah angka infeksi COVID-19 terus meninggi dibandingkan kota lainnya di negara itu. inggris Leicester COVID19
Baca lebih lajut »
658 Kasus Baru Corona, Inggris Bakal Lockdown Kota LeicesterPemerintah Inggris berencana memberlakukan penguncian wilayah (lockdown) kota Leicester setelah ada laporan 658 kasus baru virus corona dalam dua pekan.
Baca lebih lajut »
Kasus COVID-19 melonjak, Inggris 'lockdown' Kota LeicesterMenteri Kesehatan Matt Honcock mengatakan Inggris akan segera mengumumkan melakukan karantina wilayah (lockdown) di Kota Leicester, karena kasus COVID-19 terus bertambah di daerah tersebut. COVID19
Baca lebih lajut »
PM Boris Johnson: Saya Bukan Komunis |Republika OnlinePM Boris Johnson menegaskan upaya Inggris menciptakan kondisi perdagangan bebas.
Baca lebih lajut »
PM Inggris tak Lanjutkan Kebijakan Penghematan Demi Ekonomi |Republika OnlinePM Inggris akan memperbanyak belanja publik untuk pemulihan ekonomi dari pandemi
Baca lebih lajut »
Riset: Disfungsi Ereksi Meningkat di Inggris Akibat LockdownHasil riset menunjukkan disfungsi ereksi meningkat di Inggris akibat lockdown. Penyebabnya adalah stress dan konsumsi alkohol. Riset via detikinet
Baca lebih lajut »