PM Inggris akan memperbanyak belanja publik untuk pemulihan ekonomi dari pandemi
REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berjanji akan mendorong pengeluaran publik untuk membantu masyarakat memulihkan diri dari pandemi virus corona. Ia juga mengatakan kembali menerapkan kebijakan penghematan akan menjadi sebuah kesalahan. Baca Juga Johnson berjanji melipatgandakan rencana meningkatkan investasi.
Pada 1930-an mantan Presiden Amerika Serikat Franklin D. Roosevelt merilis program 'New Deal', sebuah proyek untuk menciptakan lapangan pekerjaan sebesar-besarnya demi memulihkan Negeri Paman Sam usai Depresi Besar. Ia berjanji membuka wadah bagi perusahaan untuk berinvestasi baik dalam bentuk kapital maupun pelatihan tenaga kerja. Sebelumnya Kantor Pengelolaan Utang pemerintah Inggris mengatakan dari April hingga Agustus mereka berencana menjual 275 miliar poundsterling utang pemerintah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PM Boris Johnson: Corona Bencana Buat Inggris |Republika OnlineKeluarga korban Corona di Inggris menuntut penyelidikan publik.
Baca lebih lajut »
Didukung Mahathir Jadi PM Malaysia, Ini Jawaban Shafie Apdal |Republika OnlineShafie menghargai tawaran yang diajukan oleh Mahathir.
Baca lebih lajut »
Sebuah Rudal Meledak Dekat Konvoi Mantan PM Libanon |Republika OnlineLedakan terjadi sekitar 500 meter dari iring-iringan kendaraan Hariri pada 17 Juni
Baca lebih lajut »
PM Kongo Ancam Mundur Setelah Menterinya Ditangkap Polisi |Republika OnlinePenangkapan menteri kehakiman Kongo memicu perselisihan politik dalam koalisi
Baca lebih lajut »
Orang Indonesia di Inggris Sambut Kebijakan Pembukaan Kafe |Republika OnlineOrang Indonesia di Inggris harap ekonomi pascapandemi bisa kembali meningkat.
Baca lebih lajut »
PM Boris Johnson: Corona Bencana Buat Inggris |Republika OnlineKeluarga korban Corona di Inggris menuntut penyelidikan publik.
Baca lebih lajut »