Sosialisasi dan kepesertaan program keluarga berencana harus terus digiatkan terus menerus, termasuk saat masa pandemi covid-19 dengan memanfaatkan teknologi informasi.
PERSENTASE kehamilan tidak dikehendaki selama masa pandemik covid-19 semakin tinggi. Hal itu disebabkan penggunaan kontrasepsi mengalami penurunan yang cukup drastis.
KlikDokter berkomitmen untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap nilai-nilai kesehatan seperti angka kematian ibu , angka kematian bayi dan stunting serta peningkatan kesadaran keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Karena itu, aplikasi ini diharapkan dapat membantu Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana dalam hal mengetahui kebutuhan PUS terhadap jenis kontrasepsi sehingga dapat menjadi masukan bagi kebijakan program.
Saat ini, tenaga kesehatan yang dilibatkan sebagai pemberi layanan adalah bidan sebanyak 2.000 yang tersebar di seluruh Indonesia dan bidan konselor yang akan bertugas memberikan konsultasi melalui klikkb.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Persentase Tingkat Kesembuhan Covid-19 di DKI Capai 67,6 PersenSebanyak 21.069 orang dinyatakan telah sembuh dari Covid-19 di DKI Jakarta.
Baca lebih lajut »
Kebijakan yang Adaptif Diperlukan untuk Tangkal Dampak PandemiSecara paralel, kebijakan untuk menanggulangi dampak pandemi pada kesehatan dan ekonmi serta melanjutkan reformasi terus dilakukan.
Baca lebih lajut »
Penjualan Triumph Meningkat Saat PandemiTriumph hanya melihat penurunan kecil dari penjualan kendaraan mereka saat pandemi. Motor
Baca lebih lajut »
Pemkot Bandung Ingatkan Penyebaran Covid-19 di Perkantoran |Republika OnlinePemkot Bandung menyebut tren penyebaran Covid-19 terus naik
Baca lebih lajut »