Masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan penerbangan di dalam negeri dengan membawa hasil tes PCR atau rapid test.
PT Angkasa Pura II dan seluruh stakeholder di 19 bandara bersinergi memastikan prosedur kebandarudaraan dan penerbangan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di tengah pandemi Covid-19. - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan penerbangan di dalam negeri dengan membawa hasil tes PCR atau"Untuk penerbangan dalam negeri ketentuannya adalah menggunakan hasil dari PCR.
"Saran dari Menteri Luar Negeri kepada Presiden, semua yang tiba dari luar negeri baik yang sifatnya mandiri maupun yang merupakan kelompok PMI itu wajib menggunakan metode PCRLebih lanjut, sambung Doni Monardo, untu kPMI dan kelompok masyarakat serta warga Indonesia lainnya yang kembali dari luar negeri juga disiapkan tempat karantina yakni di Wisma Karantina Pademangan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Maskapai Sebut Tes PCR Tak Wajib Tergantung Kota TujuanMaskapai mengungkap penumpang tes swab dan PCR bergantung pada kota tujuan penumpang. Pasalnya, tak semua kota mewajibkan PCR.
Baca lebih lajut »
Ancaman Maskapai Gulung Tikar di Balik Tes PCR Rp2,5 JutaPerbedaan aturan pemerintah pusat dan daerah mengenai kewajiban tes PCR corona membuat maskapai menghentikan penerbangan dan penumpang bingung.
Baca lebih lajut »
Data Sepekan Terakhir: 626 Kasus per Hari, Tes PCR Naik TurunKasus positif virus corona di Indonesia masih terus naik dalam sepekan terakhir. Hingga kemarin Selasa (2/6), kasus positif mencapai 27.549 kasus.
Baca lebih lajut »
Lion Air Group Kembali Berhenti Terbang, Biaya Tes PCR Lebih Mahal dari Tiket Pesawat - Tribunnews.com'Ke depan, industri penerbangan akan menghadapi penurunan drastis dari segi penumpang,' kata Irfan Setiaputra, dirut Garuda.
Baca lebih lajut »
Terapkan AKB, Dinkes Cirebon Gencarkan Rapid Test dan PCR |Republika OnlineDinkes targetkan sekitar 5.000 warga di Kota Cirebon untuk dilakukan rapid test.
Baca lebih lajut »
Bos Garuda keluhkan tes PCR lebih mahal ketimbang tiket pesawatDirektur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengeluhkan tes Polymerase chain reaction (PCR) lebih mahal ketimbang tiket pesawat.\r\n\r\n“PCR test yang ...
Baca lebih lajut »