Keyakinan akan kebenaran yang diproduksi di laman-laman media sosial telah mengalahkan kebenaran obyektif yang ditegakkan dengan susah payah. Kemana kita akan bergerak? Epilog AdadiKompas fajar_arcana
Seperti tergesa-gesa Naura berbicara dengan seseorang lewat telepon seluler. Pada saat bersamaan, ia mendatangi rumah Pak Amat dan Bu Amat, yang kebetulan memerlukan seorangKetika mereka bertemu, terjadilah loncatan-loncatan peristiwa. Lontaran-lontaran omongan Naura dengan seseorang di telepon, disambar ”jawaban-jawaban” Pak Amat dan Bu Amat yang sesungguhnya sedang bercakap-cakap untuk topik berbeda.
Peristiwa-peristiwa berdatangan dari segenap penjuru dengan berbagai cara. Ia seolah dipentaskan sebagai parodi hidup, yang membuat kita terbenam dalam-dalam, lalu tertawa dengan getir.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kemarin, vonis perekam video 'Penggal Jokowi' hingga siaga banjirBerbagai ragam peristiwa di wilayah Jakarta terjadi pada Senin (14/10), mulai dari vonis bebas perekam video "penggal Jokowi", evaluasi ...
Baca lebih lajut »
Jangan Berprasangka Buruk, Coba Lihat Dulu Hasil Revisi UU KPKUU KPK hasil revisi itu merupakan peristiwa konstitusional biasa yang tidak perlu diributkan. PerppuUUKPK
Baca lebih lajut »
LPSK Beri Perlindungan kepada 489 Korban TerorismeLPSK telah proaktif melindungi korban terorisme sejak peristiwa Bom Thamrin 2016
Baca lebih lajut »
Bertengkar, Suami di Surabaya Tega Bakar Istri Saat TertidurMenurut penjaga kos, sebelum peristiwa pembakaran terjadi, pasangan suami istri itu sempat terlibat pertengkaran.
Baca lebih lajut »
Geng Motor Serang dan Rusak Dua SMK di DepokPeristiwa penyerangan terjadi setelah Subuh.
Baca lebih lajut »
Inilah Paspor Terlemah di DuniaDalam rilis yang dikeluarkan Henley Passport Index, Afganistan diinobatkan sebagai paspor terlemah | Travel
Baca lebih lajut »