Nilai kekayaan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar tercatat mencapai kurang lebih Rp21,7 miliar.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — Dua orang komisioner Otoritas Jasa Keuangan telah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara kepada Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.
Adapun, posisi kas setara kas yang dimiliki oleh mantan Wakil Menteri Luar Negeri senilai Rp21,7 miliar. Harta bergerak lain yang dilaporkan Rp1,9 miliar, dan simpanan dalam bentuk surat berharga Rp490 juta. Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara tercatat memiliki harta kekayaan lebih dari Rp60 miliar.
Mirza memiliki kas dan setara kas Rp12,47 miliar dan harta dalam bentuk surat berharga Rp18,84 miliar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bos OJK Digugat ke PTUN Terkait Pencabutan Izin Wanaartha LifePenggugat meminta Dewan Komisioner OJK untuk mencabut surat pencabutan izin Wanaartha Life.
Baca lebih lajut »
Soroti Kolapsnya Silicon Valley Bank, Ketua OJK: Kita Harus Lebih WaspadaKetua OJK menilai sektor perbankan harus lebih waspada usai Silicon Valley Bank bangkrut.
Baca lebih lajut »
ICCA Dukung Penuh Pansel DK-OJK dan Implementasi UU PPSKKetua umum ICCA, Rob Raffael Kardinal, memberikan dukungan terhadap proses pemilihan DK OJK.
Baca lebih lajut »
DKPP Putuskan Ketua KPU Langgar Etik soal Pernyataan Pemilu TertutupDKPP memutuskan Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, terbukti melanggar kode etik terkait pernyataan sistem proporsional tertutup.
Baca lebih lajut »
OJK: Peningkatan Inklusi Keuangan Bikin UMKM Melek DigitalAngka literasi keuangan semakin meningkat sejak tahun 2019. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar.
Baca lebih lajut »
Berperan Penting di Ekonomi Global, OJK Dorong ASEAN Terap Ekonomi BerkelanjutanKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengatakan, ASEAN menjadi satu-satunya kawasan yang mampu mempertahankan pertumbuhan ekonominya pada tahun 2022.
Baca lebih lajut »