Pengobatan hemofilia di dunia sudah berkembang pesat. Sementara di Indonesia, pengobatan inovatif hemofilia belum ditanggung sepenuhnya oleh JKN. Kenapa?
Liputan6.com, Jakarta Pengobatan hemofilia di dunia terus berkembang pesat. Di Indonesia, pemerintah menanggung seluruh biaya pengobatan penderita hemofilia melalui JKN dan telah meningkatkan akses terhadap pengobatan.Seperti disampaikan Dokter spesialis anak dari Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia Novie Amelia Chozie, pengobatan hemofilia diatur dalam Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran tahun 2021.
Terapi profilaksis untuk mencegah perdarahan dapat dilakukan dengan memberikan faktor pembekuan, berupa faktor VIII dosis rendah atau bypassing agent untuk pasien-pasien dengan antibodi faktor VIII, maupun non-factor replacement therapy, yaitu emicizumab, kata Novie. Ketua Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia, Profesor Djajadiman Gatot menjelaskan, meski PNPK sudah mengadopsi pengobatan inovatif, tapi dalam pelaksanaannya masih ada kendala. Yakni pengobatan pasien masih bergantung dari kebijakan dan kondisi dari masing-masing rumah sakit.
Terkait biaya ini Novie menambahkan, pengobatan inovatif tidak selalu identik dengan biaya tinggi. Terdapat pengobatan inovatif yang lebih baik dari segi manfaat tapi juga lebih efisien dari segi total biaya perawatan yang tidak hanya terkait biaya obat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Penderita hemofilia di Indonesia 2.958 orangHimpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI) mencatat bahwa penderita hemofilia di Indonesia pada 2022 mencapai 2.958 orang, dengan 85 - 90 ...
Baca lebih lajut »
10 Negara dengan SDA Terbesar di Dunia, Tak Ada Nama IndonesiaNegara mana saja yang memiliki sumber daya paling melimpah di dunia? Cek di sini daftarnya.
Baca lebih lajut »
Indonesia Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Jumlah Orang Miskin Versi Bank Dunia NaikPerubahan status Indonesia menjadi negara ekonomi menengah atas berdampak pada garis batas baru standar miskin yakni menjadi US$6,85 dari US$5,50 per hari.
Baca lebih lajut »
10 Negara Penghasil Beras Terbesar di Dunia, Indonesia di Urutan ke Berapa?Menurut laporan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), ada sejumlah negara penghasil beras terbesar di dunia, siapa saja?
Baca lebih lajut »
Paspor Singapura Paling Kuat di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?Setelah lima tahun menduduki posisi teratas, paspor Jepang turun ke posisi ketiga dalam daftar.
Baca lebih lajut »
China Kembali Tanam Uang ke Indonesia Lewat Produsen Kaca Terbesar Dunia, Mau Bangun Hilirisasi Pasir KuarsaPerusahaan China bergerak dalam industri kaca dan solar panel tersebut berencana menanamkan investasi di Kawasan Rempang Eco-City yang terletak di Batam, Kepulauan Riau.
Baca lebih lajut »