Penculikan Anak, Efek Pola Pengasuhan yang Longgar TempoGaya
TEMPO.CO, Jakarta - Dua kasus penculikan anak di Gunung Sahari, Jakarta Pusat, dan kasus penculikan anak disertai pembunuhan berencana di Makassar, Sulawesi Selatan, dinilai memiliki kesamaan. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak , Nahar, mengatakan pengasuhan tidak layak dan masalah ekonomi keluarga menyebabkan rentan terjadinya penculikan anak.
'Anak menyaksikan kekerasan di rumahnya, dia terinspirasi bagaimana agar orang tua yang marah-marah karena kebutuhan ekonomi tidak tercukupi. Dia ingin membahagiakan orang tuanya tapi dengan cara yang salah,' jelas Nahar.Tergiur uangSebelumnya, MA diculik dari kios ayahnya di Gunung Sahari oleh pelaku Iwan Sumarno pada 7 Desember 2022 dan baru ditemukan pada 2 Januari 2023 malam di kawasan Pasar Cipadu, Kota Tangerang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pelaku Penculikan Anak di Gunung Sahari Punya Ketertarikan Seksual terhadap Anak-anakPolisi mengungkap pelaku penculikan anak di Gunung Sahari, Iwan Sumarno, memiliki ketertarikan seksual terhadap anak-anak.
Baca lebih lajut »
Penculik Malika Pernah Mengincar Anak LainnyaPelaku penculikan diduga memiliki hasrat khusus terhadap anak-anak dan pernah mengincar anak lain selain Malika. Metropolitan AdadiKompas
Baca lebih lajut »
Nonton Film Tegar Bersama Anak Difabel, Edy: Jangan Bedakan Anak-anak DifabelGubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, menonton film ‘Tegar’ bersama anak-anak difabel. Film berdurasi satu setengah jam itu, bercerita tentang seorang anak difabel bernama Tegar, yang kurang mendapat kasih sayang dari orang tuanya.
Baca lebih lajut »
Upaya Cegah Penculikan Anak, Jangan Bongkar Identitasnya di Media SosialMenjaga privasi keluarga memang menawarkan manfaat tersendiri. Salah satunya bisa turut meningkatkan keamanan anak dari risiko kejahatan seperti penculikan.
Baca lebih lajut »
Fakta Baru Kasus Penculikan Malika, Pelaku Miliki Hasrat Seksual ke AnakKapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin menerangkan, motif penculikan bergeser. Semula, pengakuan Iwan Sumarno hanya sekedar ingin menjadikan anak ataupun membawa anak.
Baca lebih lajut »