Penggunaan pihak ketiga untuk mengelola media sosial lembaga/kementerian sebenarnya berbahaya untuk keamanan data pemerintah.
TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Komunikonten Hariqo Wibawa Satria mengatakan pemerintah kerap menggunakan kontraktor atau pihak ketiga untuk mengelola media sosial. Dia menilai fenomena ini terjadi karena lambannya organisasi pemerintah menyiapkan struktur dalam mengikuti perubahan digital.
ICW menduga pemerintah menggelontorkan Rp 90,45 miliar untuk membayar influencer.ICW mengumpulkan data itu melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik atau pada 14-18 Agustus 2020. “Kami tidak mengetahui, selain Rp 90 miliar itu, apa ada lagi anggaran lain yang digunakan untuk pihak ketiga,” kata Hariqo.Dia mengatakan influencer atau pasukan siber yang direkrut pihak ketiga itu biasanya berada di luar struktur resmi organisasi pemerintah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Iuran BPJS Ketenagakerjaan Bakal Ditunda, Bagaimana dengan BPJS Kesehatan?Pemerintah akan mengambil kebijakan untuk menundan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan atau yang sekarang disebut BP Jamsostek.
Baca lebih lajut »
Hasil Survei Indikator Politik: Bansos Covid-19 Tidak Tepat SasaranMayoritas kalangan elite di Indonesia menilai bantuan sosial (Bansos) yang disalurkan pemerintah untuk menangani dampak...
Baca lebih lajut »
Trik Mengambil Foto Makanan Agar Terlihat Menarik dan Menggiurkan saat Diunggah di Medsos - Tribun TravelTrik Mengambil Foto Makanan Agar Terlihat Menarik dan Menggiurkan saat Diunggah di Medsos via TribunTravel
Baca lebih lajut »
Lima Media Sosial Paling Populer di Dunia, TikTok Libas FacebookPlatform media sosial kini sudah menjadi kebutuhan manusia untuk berkomunikasi, mengonsumsi informasi, mendapatkan hiburan,...
Baca lebih lajut »
WNA Malaysia Dideportasi Setelah Menikah dan Beranak di BukittinggiWNA Malaysia itu datang ke Bukittinggi untuk menikahi gadis pujaannya yang dikenal melalui media sosial. WNAMalaysia
Baca lebih lajut »
Reaksi Joshua Suherman Saat Banyak Orang Sering Disebut Mirip DirinyaReaksi Joshua Suherman Saat Banyak Orang Sering Disebut Mirip Dirinya.
Baca lebih lajut »