Pemerintah Bayar Stimulus, PLN: Angin Segar Untuk Kami |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Pemerintah Bayar Stimulus, PLN: Angin Segar Untuk Kami |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 46 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 63%

Dana tersebut merupakan bagian kompensasi yang pemerintah janjikan sebesar Rp 7 T.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah mengaku sudah menyuntikan dana sebesar Rp 28,8 triliun kepada PLN pada paruh pertama tahun ini. Dana ini merupakan dana stimulus tarif listrik dan besaran subsidi listrik tarif adjustmen. Baca Juga PLN pun mengamini hal ini. VP Coorporate Communication PLN, Arsya Dani Akmala Putri membenarkan, PLN sudah mendapatkan suntikan dari pemerintah terkait pembayaran kompensasi stimulus ekonomi dan pembayaran subsidi tarif.

"Benar sekali sudah dibayarkan oleh Pemerintah, hal ini tentu menjadi angin segar buat PLN, kami menyambut positif hal ini," ujar Arsya kepada Republika, Selasa . Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana merinci saat ini uang negara yang sudah masuk ke PLN dari Rp 45 triliun dana kompensasi yang dijanjikan adalah Rp 7 triliun. Angka ini belum termasuk subsidi yang dibayarkan bulanan.

Ia merinci hingga Juni yang negara yang sudah masuk ke PLN adalah sebesar Rp 28,8 triliun. Angka tersebut terdiri dari Rpp 25,3 triliun merupakan subsidi listrik tarif dan Rp 3,5 triliun pencairan dana stimulus Covid-19. "Subsidi ini kan perbulan, dan paket stimulus ini kan juga ngikut ke subsidi murni itu. Jadi tambah. Jadi sampai Juni, subsidi listrik murni 25,3 triliun. Lalu, paket stimulus diskon listrik 3,5 triliun. Jadi total 28,8 triliun," ujar Rida.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Warga mengamuk tak mau bayar denda saat razia masker di KalideresSatuan Polisi Pamong Praja Jakarta Barat menggelar razia tertib masker di Jalan Bedugul Kalideres dan menjaring puluhan orang yang melanggar aturan ...
Baca lebih lajut »

Eks Karyawan Uji UU BPJS Gara-gara Sulit Bayar Iuran Setelah Tak BekerjaEks Karyawan Uji UU BPJS Gara-gara Sulit Bayar Iuran Setelah Tak BekerjaAda enam alasan utama uji materiil diajukan, salah satunya bahwa layanan kesehatan adalah hak dasar dari setiap warga negara...
Baca lebih lajut »

Barca akan Bayar Tunai Plus Pemain untuk Bernardo Silva |Republika OnlineBarca akan Bayar Tunai Plus Pemain untuk Bernardo Silva |Republika OnlineBarcelona terus mencermati perkembangan seputar Bernardo Silva.
Baca lebih lajut »

Barca akan Bayar Tunai Plus Pemain untuk Bernardo Silva |Republika OnlineBarca akan Bayar Tunai Plus Pemain untuk Bernardo Silva |Republika OnlineBarcelona terus mencermati perkembangan seputar Bernardo Silva.
Baca lebih lajut »

Gaji Neymar Cukup Bayar Upah Satu Tim Atalanta |Republika OnlineGaji Neymar Cukup Bayar Upah Satu Tim Atalanta |Republika OnlineNeymar bersama PSG akan menghadapi Atalanta di perempat final Liga Champions.
Baca lebih lajut »

Pemerintah akan Suntik Rp 12,2 Triliun untuk PLN |Republika OnlinePemerintah akan Suntik Rp 12,2 Triliun untuk PLN |Republika OnlinePemerintah sudah menyuntik dana ke PLN Rp 28 triliun untuk subsidi dan stimulus.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-03 16:24:06