Arya menjelaskan, selain pencairan utang, pemerintah akan memberikan bantuan kepada BUMN melalui skema PMN dan pemberian dana talangan.
TEMPO.CO, Jakarta - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebutkan pemerintah punya utang kepada sejumlah perusahaan pelat merah. Nilai utang yang bakal dibayarkan itu mencapai Rp 108,48 triliun.Arya menjelaskan, selain pencairan utang, pemerintah akan memberikan bantuan kepada BUMN melalui skema Penyertaan Modal Negara dan pemberian dana talangan.
Soal pemerintah yang memberikan dana sebesar Rp 152,15 triliun, Arya menilai, sudah sewajarnya karena sebagian merupakan hak BUMN dalam bentuk piutang. Adapun pemberian dana tersebut telah tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020.'Jadi kalau ada yang bilang Pertamina dapat uang, iya uangnya adalah utang pemerintah. Yang dikatakan kemarin Rp 152 triliun itu ya untuk bayar utangnya pemerintah kepada BUMN. Dari total itu memang haknya BUMN karena utang,' ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemerintah Masih Proses Pencairan Utang ke BUMNTotal utang pemerintah terhadap ke BUMN mencapai Rp 108,48 triliun.
Baca lebih lajut »
Ingin Tahu, Inilah 3 Skenario Bantuan Pemerintah untuk BUMNPMN diberikan kepada 4 BUMN. Pertama PT Hutama Karya, mendapatkan PMN Rp 7,5 triliun dari sebelumnya Rp 3,5 triliun, sehingga total Rp 11 triliun.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Alirkan Dana Rp153 T ke BUMN dengan 3 SkenarioStafsus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut uang Rp153 triliun dari pemerintah ke BUMN diberikan dalam bentuk pembayaran utang, PMN dan talangan.
Baca lebih lajut »
Danareksa Sekuritas Terlibat Korupsi, Kementerian BUMN Buka SuaraKementerian BUMN buka suara terkait ditangkapnya pelaku kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pembiayaan dari PT Danareksa Sekuritas kepada 2 debitur. BUMN via detikfinance
Baca lebih lajut »
Erick Thohir Suka Rombak Jajaran, Apa Kata Bos Holding BUMN?Dirut PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding Mohammad Abdul Ghani menilai Erick hanya menjalankan visi yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca lebih lajut »
Pengawasan Dana Bantuan untuk BUMN agar Tepat Sasaran |Republika OnlineDana bantuan membantu BUMN dapat terus bergerak menumbuhkan perekonomian.
Baca lebih lajut »