BPN Kota Bekasi menegaskan bahwa layanan di kantor tersebut tetap dibuka karena hasil tes usap membuktikan bahwa dua pegawai mereka negatif Covid-19.
Ilustrasi pelayanan di Badan Pertanahan Nasional. – Badan Pertanahan Nasional Kota Bekasi menegaskan bahwa layanan di kantor tersebut tetap dibuka karena hasil tes usap membuktikan bahwa dua pegawai mereka negatif Covid-19.
Beredar pesan berantai dari aplikasi WhatsApp yang menginformasikan, bahwa pembinaan terhadap pejabat pembuat akta tanah yang sedang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional Kota Bekasi, dihentikan sementara waktu karena ada rekan PPAT yang positif Covid-19 dan sempat berinteraksi dengan pegawai BPN yang datang ke kantornya.
Sehingga BPN saat ini, sedang melakukan tes Covid-19 terhadap pegawai yang bersangkutan. Pembinaan PPAT akan dijadwal ulang setelah ada hasil tes Covid-19 negatif atas pegawai tersebut.BeritaSatu.comSaat dikonfirmasi, Kepala Kantor BPN Kota Bekasi, Deni Ahmad, mengatakan dua pegawai BPN yang berinteraksi dengan PPAT tersebut, telah dilakukan tes usap PCR.
Dia meminta agar masyarakat tidak khawatir dalam mengurus surat-surat pertanahan di kantor BPN Kota Bekasi. “Kami hanya antisipasi saja, ada pegawai BPN yang berinteraksi dengan rekan PPAT tersebut makanya kita lakukan tes kepada dua pegawai kami, hasilnya negatif,” pungkasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
UPDATE 24 Agustus: 28 RW di 20 Kelurahan Masuk Zona Merah Covid-19 di Kota BekasiJumlah tersebut bertambah dari sebelumnya hanya 17 RW.
Baca lebih lajut »
Wali Kota Pastikan Daya Tampung Rumah Sakit di Bekasi Cukup untuk Rawat Pasien Covid-19Seluruh rumah sakit di Bekasi baik itu rumah sakit swasta maupun negeri bisa menampung pasien Covid-19.
Baca lebih lajut »
Warga Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Madiun Capai 64 Orang |Republika OnlinePasangan suami istri merupakan warga Kelurahan Winongo.
Baca lebih lajut »
Cegah COVID-19, Kantor Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Bakal Ditutup 3 HariSetelah Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Suzi Marsitawati, terkonfirmasi positif COVID-19, kantor tempatnya...
Baca lebih lajut »
Gugas Khawatir Muncul Klaster Covid-19 Baru di Kota Kupang |Republika OnlineKehidupan masyarakat saat ini dinilai sudah tidak memperhatikan protokol kesehatan.
Baca lebih lajut »
Warga Limapuluh Kota Buka Paksa Peti Jenazah Covid-19, Wakil Bupati DiusirSejumlah petugas medis, termasuk Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan, yang membawa jenazah pun diusir warga.
Baca lebih lajut »