Pakar Usul ke DPR, Subsidi BBM Dialihkan untuk Transportasi Publik, Naik Angkot Cukup Pakai NIK

Indonesia Berita Berita

Pakar Usul ke DPR, Subsidi BBM Dialihkan untuk Transportasi Publik, Naik Angkot Cukup Pakai NIK
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 27 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 14%
  • Publisher: 68%

Menurut Alvin Lie, biaya subsidi BBM yang kerap mencapai ratusan triliun tiap tahun bisa digunakan untuk memperkuat infrastruktur transportasi publik.

mengusulkan kepada pemerintah agar biaya subsidi bahan bakar minyak dialokasikan ke transportasi publik.Alokasi subsidi untuk"Saya menawarkan gagasan, yang disubsidi ini adalah transportasi publik, bukan BBM-nya. BBM mengikuti harga keekonomian saja," kata Alvin Lie secara virtual, Senin .Warga yang gunakan transportasi publik diberi subsidi

"Bagi masyarakat yang menggunakan transportasi publik, diberi subsidi. Dengan demikian, masyarakat kita akan terdorong lebih memanfaaatkan transportasi publik daripada transportasi pribadi," sambungnya.yang kerap mencapai ratusan triliun tiap tahunnya bisa digunakan untuk memperkuat infrastruktur transportasi publik.

"Anggaran subsidi yang sekian puluh triliun, sekian ratus triliun tiap tahun itu digunakan untuk memperkuat layanan sistem transportasi publik kita," lanjut Alvin Lie.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

BBM Hingga Detergen Disiapkan Kena Cukai, Anak Buah Sri Mulyani Bicara Perkiraan Pemberlakuan | Ekonomi - Bisnis.comBBM Hingga Detergen Disiapkan Kena Cukai, Anak Buah Sri Mulyani Bicara Perkiraan Pemberlakuan | Ekonomi - Bisnis.comPemerintah berencana memperluas pengenaan cukai menyasar bahan bakar minyak (BBM), ban karet, hingga detergen. Barang konsumsi harian ini diperkirakan mulai ditarik tarif cukai dalam 5 tahun ke depan.
Baca lebih lajut »

Invasi Rusia Bikin Harga BBM di AS Tembus Rp 73 Ribu Per Galon - Tribunnews.comInvasi Rusia Bikin Harga BBM di AS Tembus Rp 73 Ribu Per Galon - Tribunnews.comHarga bahan bakar minyak (BBM) di AS melompat drastis, tembus di harga 5 dolar AS atau Rp 73 ribu per galon.
Baca lebih lajut »

Di Atas Kertas Konsumsi BBM Suzuki Smart Hybrid 15,4 Km per LiterDi Atas Kertas Konsumsi BBM Suzuki Smart Hybrid 15,4 Km per LiterSalah satu hal yang menarik adalah masalah konsumsi bahan bakar, Suzuki mengklaim Ertiga Hybrid kali ini lebih irit. Ini yang akan merangsang konsumen untuk mem
Baca lebih lajut »

Beli BBM di SPBU Ini Bisa Lanjut Berendam di Kolam Air PanasBeli BBM di SPBU Ini Bisa Lanjut Berendam di Kolam Air PanasInfo buat anda pengendara mobil atau motor, setelah beli BBM Pertamina di SPBU ini bisa lanjut berendam di air panas.
Baca lebih lajut »

Beli BBM Pakai Aplikasi, Bukannya Main HP di SPBU Dilarang?Beli BBM Pakai Aplikasi, Bukannya Main HP di SPBU Dilarang?Pertamina Patra Niaga menyatakan terdapat tata cara Standar Operasional Prosedur alias SOP yang telah dipelajari pada saat bertransaksi menggunakan HP
Baca lebih lajut »

Huff, Kementerian Dipimpin Sri Mulyani Ingin Kenakan Cukai untuk BBM, Ban Karet, dan Detergen! | Ekonomi - Bisnis.comHuff, Kementerian Dipimpin Sri Mulyani Ingin Kenakan Cukai untuk BBM, Ban Karet, dan Detergen! | Ekonomi - Bisnis.comKementerian Keuangan yang dipimpin Sri Mulyani sedang mengkaji penerapan cukai untuk bahan bakar minyak (BBM), ban karet, dan detergen.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 09:19:20