Pakar Hukum Pertanahan Nilai Pulau Rempang Bukan Pemukiman Tanah Adat, Tapi Kawasan Hutan

Indonesia Berita Berita

Pakar Hukum Pertanahan Nilai Pulau Rempang Bukan Pemukiman Tanah Adat, Tapi Kawasan Hutan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 tvOneNews
  • ⏱ Reading Time:
  • 20 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 11%
  • Publisher: 99%

Permasalahan Eco City Rempang beberapa hari terakhir ini menjadi buah bibir masyarakat Indonesia.

PT Hyundai Infracore Asia mengungkapkan Develon menjadi nama baru untuk alat berat yang mereka produksi. Develon menggantikan nama Doosan yang telah puluhan tahun dikenal di dunia alat berat.Koalisi Indonesia Maju pimpinan Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto telah mendapat dukungan mayoritas partai politik peserta Pemilu 2024.Kebakaran terjadi di gardu PLN di komplek Sekolah Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan. PLN bergerak cepat untuk mengatasi masalah kebakaran tersebut.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai bahwa Pemerintah Indonesia sudah bersungguh-sungguh dalam menangani permasalahan di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan RiauWakil Presiden Ma'ruf Amin yakin investor dari China akan menyambut sejumlah langkah kemudahan yang disediakan pemerintah Indonesia saat mereka berinvestasi di Tanah Air.Film porno merajalela.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

tvOneNews /  🏆 1. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Pakar Hukum: Pulau Rempang Kawasan Hutan, Bukan Tanah AdatPakar Hukum: Pulau Rempang Kawasan Hutan, Bukan Tanah AdatPakar hukum pertanahan Dr. Ir. Tjahjo Arianto S.H., MHum menyebut bahwa Pulau Rempang adalah hutan yang digarap oleh masyarakat penggarap dan bukan tanah a...
Baca lebih lajut »

Rempang Harus Kosong 28 September, Bahlil Beberkan Fasilitas yang Diterima 700 Warga TerdampakRempang Harus Kosong 28 September, Bahlil Beberkan Fasilitas yang Diterima 700 Warga TerdampakMasyarakat Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang terdampak pembangunan Rempang Eco-city akan direlokasi.
Baca lebih lajut »

China Investasi US$11,5 M, Apa Untung Buat Warga Rempang?China Investasi US$11,5 M, Apa Untung Buat Warga Rempang?Pemerintah akan terus mendorong realisasi investasi di Pulau Rempang, melalui pembangunan Rempang Eco Park.
Baca lebih lajut »

Pascaricuh Pembebasan Lahan, LPSK: Hak Masyarakat Rempang Harus DijaminPascaricuh Pembebasan Lahan, LPSK: Hak Masyarakat Rempang Harus DijaminSolidaritas Nasional untuk Rempang menemukan delapan temuan terkait dampak kekerasan di Rempang pada 7 September.
Baca lebih lajut »

Kementerian ATR/BPN Sebut Warga Pulau Rempang Terdampak Proyek Bakal Dapat Ganti RugiKementerian ATR/BPN Sebut Warga Pulau Rempang Terdampak Proyek Bakal Dapat Ganti RugiSekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Suyus Windayana menyebutkan warga Pulau Rempang.
Baca lebih lajut »

Pakar Beberkan Kesalahan Awal Pemerintah Setempat hingga Berbuntut Konflik di Pulau RempangPakar Beberkan Kesalahan Awal Pemerintah Setempat hingga Berbuntut Konflik di Pulau RempangPakar mengungkap kesalahan awal yang dilakukan oleh pemerintah setempat hingga muncul konflik antara warga dengan pemerintah di Pulau Rempang, begini katanya.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 08:43:26