Tim teknis Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan menyelesaikan recognaise survei geologi kelautan pada lokasi terpilih calon tapak PLTN di pesisir perairan Kalimantan Barat (31/5).
Liputan6.com, Jakarta Recognaise dan rencana kegiatan lapangan dipimpin Penyelidik Bumi Muda P3GL, Yani Permanawati ini berlangsung selama tujuh hari, dari tanggal 25-31 Mei 2021. Kegiatan tersebut merupakan tahapan pendahuluan kerja sama survei geologi kelautan dengan Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir - Badan Tenaga Atom Nasional .
Tim teknis juga beraudiensi ke Pemerintah Kota Singkawang untuk menyampaikan rencana pelaksanaan survei, rencana peninjauan lokasi survei, dan penentuan jadwal survei lapangan. Beberapa kegiatan survei yang dilakukan di antaranya pengambilan data geologi bawah permukaan , morfologi dasar laut, karakteristik dan dinamika pantai, kualitas air laut, kualitas sedimen laut hingga bahaya geologi kelautan.
“Saya berharap program nasional ini dapat memajukan kehidupan masyarakat, terutama dalam memberikan penerangan,” kata Dwi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Survei SMRC: 71 Persen Warga RI Sebut Israel BersalahSurvei SMRC menunjukkan 71 persen warga Indonesia menilai Israel pihak yang bersalah dalam konflik dengan Palestina.
Baca lebih lajut »
Survei Daring Lecehkan Ustazah Singapura Telah Dihapus |Republika OnlineUnggahan survei tersebut sedang diselidiki polisi.
Baca lebih lajut »
Infografis Isu Poros Islam Masih Belum Populer |Republika OnlineBerdasarkan survei, pemahaman publik terhadap wacana poros Islam masih rendah.
Baca lebih lajut »
Survei Tokoh Muslim di Pilpres 2024: Anies, AHY dan Gatot Nurmantyo BersaingTerkait pertanyaan apakah agama calon presiden menjadi pertimbangan pemilih, hasilnya 82,7% menjawab ya dan 17,6% menjawab tidak.
Baca lebih lajut »
KKP: Semakin Besar Kontribusi PNBP, Nelayan akan SejahteraPenggunaan kembali PNBP SDA Perikanan akan difokuskan ke nelayan kecil seperti bantuan premi asuransi nelayan, jaminan hari tua nelayan, pengembangan sarana prasarana perikanan tangkap, dan bantuan kapal perikanan.
Baca lebih lajut »
Minta PBB Hapus Seruan Embargo Senjata terhadap Myanmar, ASEAN Siap Bantu Selesaikan KrisisASEAN sebagai organisasi regional di Asia Tenggara siap bertanggungjawab untuk membantu menyelesaikan krisis politik di Myanmar dan karena itu meminta PBB untuk menghapus rancangan resolusi embargo senjata terhadap negara Pagoda Emas itu.
Baca lebih lajut »