Jakarta, Beritasatu.
com - Komisi Pemberantasan Korupsi meminta Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta membawa Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Agus Winoto ke Gedung KPK, Jakarta, Jumat malam ini.
"KPK telah meminta pada Kejati DKI agar dapat membantu membawa saudara Agus Winoto, Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk dilakukan permintaan keterangan malam ini di kantor KPK," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Jumat malam.
Tak hanya menangkap lima orang, dalam OTT ini KPK juga menyita uang tunai setidaknya sekitar Sin$ 21.000 . Uang tersebut diduga merupakan barang bukti terjadinya praktik ilegal yang melibatkan dua anggota Korps Adhyaksa.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
KPK Bantah OTT 2 Oknum Jaksa Hasil Kerja Sama dengan Kejagung, Lihat Saja BesokKPK baru bisa menjelaskan secara rinci kasus OTT yang ikut menjaring oknum jaksa tersebut pada konferensi pers Sabtu (29/6) besok. jaksaditangkapKPK
Baca lebih lajut »
Kejati DKI Benarkan Dua Jaksa Ditangkap KPKDua dari lima orang yang diciduk merupakan jaksa Kejati DKI Jakarta
Baca lebih lajut »
Anak Buah Ditangkap KPK, Jaksa Agung Bilang BeginiJaksa Agung Prasetyo mengaku tidak akan melindungi anak buahnya yang terjaring operasi tangkap tangan oleh KPK. JaksaAgung
Baca lebih lajut »
Tangkap Lima Orang Termasuk Dua Jaksa, KPK Sita SGD21.000Selain menangkap lima orang termasuk dua jaksa Kejati DKI Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menyitaan uang tunai SGD21.000.
Baca lebih lajut »
Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPKRomahurmuziy mengaku khawatir, apabila menyerahkan uang itu ke KPK menimbulkan masalah personal.
Baca lebih lajut »
Hukuman Lucas 'Disunat' 5 Tahun Penjara di Kasus Perintangan Eddy SindoroPengadilan Tinggi DKI Jakarta menerima permohonan banding yang diajukan Lucas dan jaksa KPK.
Baca lebih lajut »