BNPT mengajak kerja sama pihak menekan radikalisme dari berbagai lni
"Pekerja migran cukup rawan terpapar radikalisme. Ini mengingat konten-konten narasi radikal banyak terdapat di media sosial, sementara pekerja migran yang berada di negara majulebih mudah mengakses internet," kata Boy.
Boy menjelaskan WNI itu dideportasi karena terus menyebarkan konten bermuatan radikalisme di sosial media.Mantan kepala Polda Papua itu menambahkansetiap warga negara wajib memiliki pemahaman tentang ciri-ciri dan karakter kelompok radikal, intoleran, dan terorisme agar terhindar dari radikalisme. "Kami mengajak seluruh elemen bangsa yang ada di negeri serumpun itu untuk tetap waspada virus terorisme," ujar Boy Rafli.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kepala BNPT: Pekerja Migran Indonesia di Negara Maju Rawan Terpapar RadikalismeKepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di negara maju rawan terpapar radikalisme karena akses internet lebih mudah.
Baca lebih lajut »
Dijanjikan Jadi Staff, Oknum Kepala Desa Perkosa Mahasiswi 7 KaliSatuan Reserse Kriminal, Polres Nias Selatan, menangkap Osarao Tafonao (35), yang diketahui menjabat sebagai Kepala Desa Awoni, di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.
Baca lebih lajut »
Oknum Polri Penganiaya Anggota Polisi Militer TNI AD Divonis 6 Bulan PenjaraOknum anggota Polri yang melakukan penganiayaan terhadap Irfan, anggota Polisi Militer TNI AD, dijatuhi vonis hukuman selama enam bulan penjara.
Baca lebih lajut »
Oknum Kades Diduga Mesum Akhirnya Minta Maaf, Tapi Enggan Mundur dari JabatanMeski demikian ia masih enggan melepaskan jabatannya sebagai kepala desa sesuai dengan tuntutan warga
Baca lebih lajut »
Oknum Polisi Ngamuk dan Rusak Mobil di Kendal, Begini Penjelasan Polda JatengRADARSEMARANG.ID, Semarang - Seorang oknum anggota Polda Jawa Tengah melakukan aksi perusakan mobil di Dusun Nglimut, Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Rabu (15/2) sekitar pukul 09.00. Selain melakukan perusakan, oknum polisi berinisial Briptu ASW tersebut juga sempat menyerempet
Baca lebih lajut »