NU Solo Raya meminta polisi usut tuntas insiden intoleran di Solo.
REPUBLIKA.CO.ID, SOLO— Para ulama, kiai, dan pengurus Nahdlatul Ulama Cabang Solo Raya mendukung aparat penegak hukum atau Polri untuk melakukan tindakan tegas terhadap pelaku anarki baik perseorangan maupun kelompok intoleran yang terjadi di Kampung Metodranan Semanggi, Pasar Kliwon Solo, Jateng.
Menurut Abdullah, syariat Islam sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan menghargai perbedaan sebagai perwujudan Islam"rahmatan lil alamin". "Kami meminta Polri untuk membubarkan setiap kegiatan kelompok intoleran, radikal, dan teroris yang mengancam terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pilkada Solo, Ketum PAN Klaim Dukung Gibran Sejak 5 Bulan LaluZulhas mengatakan dukungan terhadap Gibran di Pilkada Solo sudah jauh hari sebelum PDIP memutuskan.
Baca lebih lajut »
Puja-Puji Zulhas untuk Gibran Usai PAN Dukung di Pilkada SoloKetua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan Gibran Rakabuming Raka sosok muda yang patut dipilih di Pilwalkot Solo.
Baca lebih lajut »
Dukung Putra Jokowi di Pilkada Solo, Airlangga: Simbol Kerja Sama Golkar dan PDI-PMenurut Airlangga, Partai Golkar paling banyak berkoalisi dengan PDI-P di Pilkada 2020.
Baca lebih lajut »
Resmi Dukung Gibran-Teguh, Partai Golkar Solo Siap Sumbang 25.000 SuaraUntuk memenangkan pasangan kader PDI-P itu, Partai Golkar menyatakan siap menyumbangkan 25.000 suara pendukungnya di Solo.
Baca lebih lajut »
Partai Golkar Usung Gibran-Teguh di Pilkada SoloPartai Golkar menyerahkan surat rekomendasi kepada putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.
Baca lebih lajut »
Fakta-fakta Pengeroyokan Saat Acara Midodareni di Solo yang Disebut Coreng Kebhinnekaan'Tidak ada tempat bagi kelompok intoleran di wilayah hukum Jawa Tengah, apalagi di Solo,' tandas Kapolda Jawa Tengah.
Baca lebih lajut »