Mutasi Corona D614G di Malaysia 10 Kali Lebih Menular, Vaksin Tetap Manjur?

Indonesia Berita Berita

Mutasi Corona D614G di Malaysia 10 Kali Lebih Menular, Vaksin Tetap Manjur?
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 46 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 51%

Mutasi Corona tidak hanya dikhawatirkan berdampak pada penularannya. Vaksin Corona yang dikembangkan juga dikhawatirkan menjadi tidak efektif, benarkah? VirusCorona via detikHealth

yang baru-baru ini ditemukan di Malaysia disebut 10 kali lebih mudah menular. Adanya mutasi Corona juga dikhawatirkan berdampak pada vaksin yang tengah dikembangkan menjadi tidak efektif. Benarkah begitu?bukan merupakan ancaman bagi para ilmuwan. Termasuk dalam pengembangan vaksin Corona.

"Kita ilmuwan sepakat bahwa mutasi ini tidak perlu dikhawatirkan. Bahkan apakah dia akan membuat vaksinnya menjadi efektif mestinya tidak, karena dia lokasinya juga bukan di tempat yang strategis," jelasnya saat dihubungi detikcom Sabtu .Namun, menurut Ahmad hal terpenting yang masih menjadi tantangan adalah perilaku manusianya. Jika protokol kesehatan tidak diterapkan dengan baik, virus Corona disebutnya akan menguat.

"Sejauh ini nggak ada bukti ke arah sana. Malah sebetulnya studi in vitro menunjukkan yang mutasi ini malah lebih mudah dinetralisir," jelas Ahmad. "Tapi sekali lagi kita harus tunggu data-nya, tapi kalau saat ini kuncinya masih di manusianya. Kalau perilaku manusianya sembarangan iya virusnya menguat," pungkasnya.yang ditemukan di beberapa negara tidak menjadi ancaman serius. Meski lebih menular, disebut mutasi ini justru lebih tidak mematikan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikcom /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Di Asia Tenggara Terdeteksi Mutasi Corona D614G yang 10 Kali Lebih Menular, Vaksin Tetap Efektif? - Tribunnews.comDi Asia Tenggara Terdeteksi Mutasi Corona D614G yang 10 Kali Lebih Menular, Vaksin Tetap Efektif? - Tribunnews.comD614G atau mutasi 'G' merupakan variasi dari strain asli virus corona yang terdeteksi pertama kali di Wuhan, China, pada Desember 2019.
Baca lebih lajut »

Epidemiolog soal Mutasi Corona Menular 10 Kali Lebih CepatEpidemiolog soal Mutasi Corona Menular 10 Kali Lebih CepatEpidemiologi beberkan potensi mutasi virus corona D614G menular 10 kali lebih cepat di Indonesia.
Baca lebih lajut »

Epidemiolog: Vaksin Bukan Solusi Tunggal Atasi Pandemi CoronaEpidemiolog: Vaksin Bukan Solusi Tunggal Atasi Pandemi CoronaEpidemiolog mengatakan perlu adanya pengobatan kombinasi selain vaksin untuk mengatasi pandemi virus corona Covid-19.
Baca lebih lajut »

Rusia Baru Ungkap Data Riset Vaksin Corona usai Panen KritikRusia Baru Ungkap Data Riset Vaksin Corona usai Panen KritikPemerintah Rusia memutuskan mengunggah data dan informasi vaksin Covid-19, Sputnik V, selepas dikritik soal transparansi proses penelitian dan pengembangan.
Baca lebih lajut »

Peru akan Lakukan Uji Klinis Vaksin Virus CoronaPeru akan Lakukan Uji Klinis Vaksin Virus CoronaPerusahaan farmasi China Sinopharm Laboratory akan memulai uji klinis vaksin Covid-19 pada manusia di Peru pada hari Senin (24/8). Presiden Peru Martin Vizcarra, Kamis (20/8), mengumumkan bahwa 6.000 sukarelawan di negara di Amerika Selatan itu akan berpartisipasi dalam uji coba tersebut....
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-03 21:40:42