Meski Terus Bersitegang, Tak akan Ada Perang Langsung Saudi-Iran 8ukaSindonews
- Arab Saudi dan Iran telah saling bermusuhan untuk waktu yang cukup lama, dengan kedua negara saling melemparkan serangan verbal. Meski kedua negara terus bersitegang, sejumlah analisi mengatakan bahwa kecil kemungkinan Iran dan Saudi untuk terlibat perang langsung.
Mohammed Marandi, seorang analis politik dari Universitas Teheran percaya bahwa bahkan sebelum munculnya pandemi Covid-19, Iran lebih unggul dari Saudi dalam kekuatan militernya."Saudi tidak kuat, ketika mereka memiliki kekayaan besar mereka tidak dapat memenangkan perang di Yaman. Sekarang, mereka bahkan tidak memiliki uang sebanyak itu. Mereka tidak akan memiliki peluang dalam konflik dengan Iran," ucapnya, seperti dilansir Sputnik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Iran desak penyelidikan program nuklir 'rahasia' Arab Saudi'Arab Saudi sedang mengembangkan dan mengimplementasikan program nuklir yang sangat tidak transparan,' kata Kazem Gharibabadi, duta besar Iran. ArabSaudi Nuklir
Baca lebih lajut »
Iran Tuding Arab Saudi Miliki Program Nuklir Rahasia |Republika OnlineIran meminta program nuklir rahasia Arab Saudi diselidiki IAEA
Baca lebih lajut »
Iran Bongkar Rahasia Nuklir Arab Saudi, Oh TernyataIran yang selama ini selalu dituduh menjalankan program senjata nuklir akhirnya membongkar rahasia Arab Saudi RahasiaArabSaudi
Baca lebih lajut »
Bali United Masih Berpeluang Lolos Fase Group Piala AFC, Meski Juru KunciBali United ternyata masih berpeluang lolos fase group Piala AFC, meski saat ini hanya juru kunci di group G. BaliUnited
Baca lebih lajut »
Aramco Tetap Niat Beri Setoran Negara Rp 1.050 T Meski Laba AnjlokPerusahaan negara Arab Saudi, Saudi Aramco tetap berencana menyetor dividen sebesar US$ 75 miliar atau sekitar Rp 1.050 triliun. Aramco via detikfinance
Baca lebih lajut »
PDIP Dorong Pilkada Serentak Tetap Jalan Meski PandemiPDIP mendorong agar Pilkada Serentak 2020 tetap berjalan Desember mendatang meski Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »