Masih banyak perusahaan yang belum menyediakan ruang laktasi bagi karyawan wanita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek meminta dunia usaha untuk membuatkan ruang laktasi di tempat bekerja. Ruang laktasi ini ditujukan bagi para karyawan yang tengah menyusui demi menyukseskan program ASI eksklusif.
Menurut Nila saat ini masih banyak perusahaan yang belum memenuhi kewajiban untuk membuatkan ruang laktasi bagi pekerja perempuan yang menyusui. Jika ada, masih belum difasilitasi dengan optimal. Memberikan ruang laktasi untuk memerah ASI bagi perempuan pekerja yang sedang menyusui dibutuhkan guna memenuhi program ASI eksklusif. Ibu harus memberikan ASI kepada anaknya secara eksklusif selama enam bulan, kemudian dilanjutkan hingga dua tahun dengan diberikan makanan pendamping ASI.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menkes minta dunia usaha buatkan ruang laktasiMenteri Kesehatan Nila Moeloek meminta dunia usaha untuk membuatkan ruang laktasi di tempat bekerja bagi para karyawan yang tengah menyusui demi menyukseskan ...
Baca lebih lajut »
Menkes Minta Ayah Bahagiakan Istri yang Sedang MenyusuiAyah bisa membahagiakan istrinya dengan beragam cara.
Baca lebih lajut »
Sebut akan Minta Tolong Transformer, PLN Minta Maaf'Kalau perlu, kita minta tolong transformer untuk bantu memperbaiki dengan cepat biar duitnya masuk.'
Baca lebih lajut »
Menkes Belum Mau Obat Kanker Usus Ditanggung BPJS LagiMenteri Kesehatan Nila Moeloek sampai dengan saat ini belum mau obat kanker usus ditanggung BPJS Kesehatan lagi karena pihaknya masih membuat kajian.
Baca lebih lajut »
Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Menkes: Sabar, Tunggu DuluMenteri Kesehatan Nila Moeloek menjelaskan kenaikan iuran BPJS Kesehatan masih perlu didiskusikan dengan lintas kementerian.
Baca lebih lajut »
Antisipasi Listrik Padam, Menkes Ingatkan RS untuk Punya Genset
Baca lebih lajut »