Rupiah menguat empat hari beruntun melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (12/4/2023)
Hal ini tentunya menjadi kabar bagus, apalagi awal pekan lalu BI melaporkan cadangan devisa yang kembali meningkat.
Setelah mengalami tren penurunan yang panjang, cadangan devisa akhirnya mampu naik lima bulan beruntun. Selama periode tersebut, Cadev sudah melesat US$ 15 miliar, dan mendekati rekor tertinggi sepanjang masa US$ 146,9 miliar yang dicapai pada September 2021.Berdasarkan data dari Bahana Sekuritas, lelang terbaru yang dilakukan BI pada Selasa kemarin mampu menyerap US$ 19,3 juta. Dari nilai tersebut sebanyak US$ 12,5 juta masuk ke tenor 1 bulan dan US$ 6,8 juta masuk ke tenor 6 bulan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sesi I IHSG Hari Ini Datar, Rupiah Menguat ke Rp 14.899IHSG ditutup menguat tipis 0,02% atau 1,6 poin ke level 6.772,9 setelah bergerak di kisaran 6.738,8– 6.781,2 pada penutupan sesi pertama.
Baca lebih lajut »
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 12 April 2023, Potensi MenguatNilai tukar rupiah berpotensi kembali menguat pada perdagangan Rabu (12/4/2023) di tengah fluktuasi dolar AS.
Baca lebih lajut »
Inflasi Amerika Diramal Meninggi, Rupiah Bisa Menguat Lagi?Rupiah sukses menguat tipis melawan dolar Amerika Serikat (AS) Senin kemarin
Baca lebih lajut »
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp14.885 per Dolar ASRupiah ditutup menguat di hadapan dolar AS ke Rp14.885 saat mayoritas mata uang Asia alami pelemahan.
Baca lebih lajut »
Rupiah menguat ditopang meningkatnya PMI manufaktur IndonesiaNilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir perdagangan Selasa menguat ditopang meningkatnya Purchasing Managers’ ...
Baca lebih lajut »
Dibuka Melemah, Rupiah Berpotensi Menguat Dipicu Bank Sentral ASNilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot melemah pada perdagangan Rabu pagi, 12 April 2023.
Baca lebih lajut »