Mendikbud Muhadjir Effendy menyebut menerima penolakan Eka Kurniawan itu karena tak bersifat wajib.
atas penghargaan Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi 2019. Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana untuk memberi Eka penghargaan dari kategori Pencipta, Pelopor dan Pembaru pada Kamis .Muhadjir menegaskan, Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi 2019 yang bertujuan memberi penghargaan kepada para seniman yang ahli di bidang masing-masing telah diselenggarakan selama beberapa tahun belakangan, meski tidak langsung dalam skala besar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Eka Kurniawan Terima Dukungan Tolak Anugerah Kebudayaan 2019Sejak semalam, pernyataan sikap novelis Eka Kurniawan yang menolak Anugerah Kebudayaan 2019 mendapat sambutan positif dari netizen. Begini kata mereka: EkaKurniawan AnugerahKebudayaan via detikhot
Baca lebih lajut »
Penulis Eka Kurniawan Tolak Anugrah Kebudayaan 2019Ia menilai penghargan yang akan diterimanya yang berupa pin dan uang senilai Rp50 juta dipotong pajak tersebut, terlihat kontras dengan hadiah yang diterima para atlet.
Baca lebih lajut »
Kemendikbud: Kalau Pak Eka Kurniawan Tidak Mau Menerima Penghargaan, Itu Hak DiaMeski Eka Kurniawan menolak, Kemendikbud tidak akan mengganti penerima Anugerah Kebudayaan 2019.
Baca lebih lajut »
Eka Kurniawan Tolak Anugerah Kebudayaan Pemerintah, Ini AlasannyaSastrawan Eka Kurniawan menyatakan menolak Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi 2019 untuk kategori Pencipta, Pelopor dan Pembaru.
Baca lebih lajut »
Anggap Negara Arogan, Eka Kurniawan Tolak Anugerah KebudayaanSastrawan Eka Kurniawan menilai alasan menolak Anugerah Kebudayaan 2019 adalah tidak ada bukti nyata Negara melindungi seniman dan kerja-kerja kebudayaan.
Baca lebih lajut »
Kemendikbud: Kalau Pak Eka Kurniawan Tidak Mau Menerima Penghargaan, Itu Hak DiaMeski Eka Kurniawan menolak, Kemendikbud tidak akan mengganti penerima Anugerah Kebudayaan 2019.
Baca lebih lajut »