Kemenaker menargetkan bisa menghimpun data 15,7 juta pekerja penerima subsidi upah
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan sejauh ini sudah terkumpul data 13,7 juta pekerja yang dapat menerima bantuan subsidi upah dan diharapkan jumlah tersebut segera dapat mencapai 15,7 juta pekerja seperti yang ditargetkan pemerintah. "Dirut BPJS Ketenagakerjaan kemarin menyampaikan sudah 13,7 juta nomor rekening yang sudah masuk.
Menurut Menaker Ida, pemeriksaan 2,5 juta data yang sudah diterima itu untuk memastikan penerima sudah tepat sasaran. Setelah selesai data tersebut akan diserahkan kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara untuk bisa mencairkan uangnya yang akan disalurkan ke bank penyalur yakni bank-bank pemerintah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sri Mulyani Sebut BLT Pekerja Sudah Bisa Dicairkan Hari IniMenkeu Sri Mulyani menyebut daftar isial pelaksanaan anggaran BLT Rp600 ribu bagi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta sudah terbit sehingga bisa cair hari ini.
Baca lebih lajut »
KONI Sebut Pembangunan Venue PON Papua Sudah Mencapai 75 PersenKONI menyebutkan pembangunan venue PON Papua 2021 terkendala pemotongan jumlah pekerja yang terpotong akibat pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Cek Fakta: Pernyataan Maruarar Sirait Sebut Orang yang Tak Pilih Jokowi Bodoh Sudah DimanipulasiFaktanya, Tim Cek Fakta Liputan6.com tidak menemukan ucapan Maruarar Sirait yang mengatakan pihak yang tidak menginginkan Jokowi sebagai orang bodoh dan gila.
Baca lebih lajut »
Adik Perempuan Sebut Trump Tak Pernah Membaca dan PembohongMaryanne Trump Barry yang merupakan adik perempuan tertua Presiden AS, Donald Trump, menyebut sang kakak sebagai pembohong.
Baca lebih lajut »
POPULER NASIONAL Jokowi Sebut Ada yang Terusik| PKS Ditinggal Sendirian di Pilkada Solo - Tribunnews.comInilah berita populer di kanal nasional dalam sehari terakhir, mulai cara cek nama di JHT BPJS Ketenagakerjaan hingga Jokowi sebut ada yang terusik
Baca lebih lajut »
Ilmuwan Inggris Sebut Virus Corona akan Ada Selamanya |Republika OnlineGayaHidup Seorang Ilmuwan menyebut, orang-orang kemungkinan besar membutuhkan vaksinasi rutin untuk melawannya.Covid19 Kesehatan
Baca lebih lajut »