Hanif menyebut jumlah tenaga asing Indonesia sangat kecil dibanding negara lain.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri meminta publik tak perlu khawatir dengan masuknya pekerja asing. Pasalnya pemerintah akan tetap mengendalikan jumlah tenaga asing yang masuk.
Dia mengatakan jumlah tenaga asing di Indonesia sangat kecil dibandingkan dengan jumlah pekerja asing di negara-negara lain. Mengenai Permenaker 229 Tahun 2019 tentang jabatan tertentu yang dapat diduduki oleh tenaga kerja asing, Hanif mengatakan, peraturan tersebut adalah bentuk penyederhanaan perizinan bidang ketenagakerjaan, bukan untuk memperluas masuknya tenaga kerja asing.
Dia mengatakan Permenaker tersebut ada penyederhanaan dari 19 keputusan menteri tentang jabatan yang dapat diduduki oleh tenaga kerja asing.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ombudsman RI minta daerah tingkatkan standar pelayanan publikOmbudsman RI meminta pemerintah daerah untuk terus berupaya meningkatkan standar pelayanan kepada masyarakat karena jumlah keluhan terkait hal itu secara ...
Baca lebih lajut »
Gerindra Bantah Lobi-lobi Demi Masuk Koalisi Jokowi, Tegaskan Tak Minta-minta'Sangat tidak pas kalau kami dibilang melobi untuk masuk ke koalisi pemerintahan, seolah kami meminta-minta untuk dimasukkan pemerintahan,' kata Habiburokhman. Gerindra KoalisiJokowi
Baca lebih lajut »
Juventus Minta MU Bayar 10 Juta Euro untuk MandzukicJuventus tidak rela melepas Mario Mandzukic ke Manchester United (MU) dengan cuma-cuma, karena kontraknya baru habis Juni 2020.
Baca lebih lajut »
'Border Rakyat' minta polisi buka data pedemo ditangkapAliansi mahasiswa "Border Rakyat" meminta Kepolisian Republik Indonesia untuk membuka data terkait orang yang ditangkap saat demo di DPR RI pada ...
Baca lebih lajut »
Mahasiswa Minta Jokowi Bebas Tugaskan WirantoSejumlah mahasiswa yang menamakan diri Border Rakyat (Borak) meminta Presiden Jokowi membebastugaskan Wiranto karena gagal menjadi Menkopolhukam.
Baca lebih lajut »
Petani Minta Tani Centre Pelopori Judicial Review UU SBPBUU SBPB dinilai tidak mendukung perkembangan kreativitas petani.
Baca lebih lajut »