Mantan Camat NII Ungkap Terkait Ajaran di Al Zaytun: Kecerobohan Panji Gumilang
Jaksa meminta Majelis Hakim menolak nota keberatan atau eksepsi Johnny G Plate lantaran tidak relevan.Ratusan tenaga kesehatan menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR RI guna memprotes pengesahan RUU Kesehatan omnibus low.DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang kesehatan menjadi UU yang dinilai menjadi langkah awal perbaikan sistem kesehatan Indonesia.
Sistem penerimaan peserta didik baru yang berlangsung secara online bisa dimanipulasi salah satunya adalah pada sistem zonasi.Satu orang korban longsor di Garut, Jawa Barat ditemukan tewas setelah sebelumnya dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian oleh tim gabungan selama 3 hari.Atas polemik Ponpes Al Zaytun, Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan alternatif Al Zaytun tidak perlu dibubarkan tetapi hanya perlu dibina untuk meluruskan kembali pemahaman akidah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pengamat Ungkap Alasan NII yang Terkait Al Zaytun tak Bisa Dikenakan Pasal Terorisme |Republika OnlineBNPT sebut Pesantren Al Zaytun terkait dengan NII.
Baca lebih lajut »
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Al Zaytun Hanya Perlu Dibina - tvOneAtas polemik Ponpes Al Zaytun, Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan alternatif Al Zaytun tidak perlu dibubarkan tetapi hanya perlu dibina untuk meluruskan kembali pemahaman akidah. - tvOne
Baca lebih lajut »
MUI Segera Terbitkan Fatwa soal Ponpes Al Zaytun - tvOneMUI akan segera menerbitkan fatwa mengenai penodaan agama yang berkaitan dengan pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang. - tvOne
Baca lebih lajut »
Tuai Kontroversi, Buku Ponpes Al-Zaytun Ditarik dari PasaranBuku tentang Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun dijual di salah satu toko buku di Kabupaten Bojonegoro viral di media sosial.
Baca lebih lajut »
Deretan Hoaks Iringi Kontroversi Ponpes Al Zaytun, Simak DaftarnyaHoaks terkait Ponpes Al Zaytun banyak beredar di masyarakat belakangan ini.
Baca lebih lajut »