BNPT sebut Pesantren Al Zaytun terkait dengan NII.
“Ini karena alasan sejarah. NII tidak pernah terlibat langsung dengan terorisme,” ujar Al Chaidar kepadaDia menjelaskan, NII tidak bisa dikaitkan dengan pemberontakan ataupun tindakan melawan hukum yang mengancam negara. Karena, menurut dia, NII didirikan untuk menyelamatkan negara dari rongrongan penjajah yang ingin kembali menguasai Indonesia.“Kasus NII lebih bersifat politis ketimbang legal yuridis.
Namun demikian, menurut dia, Al Zaytun sudah dapat dikategorikan atau terindikasi kuat sebagai paham radikalisme. Tetapi, kata dia, yang menjadi permasalahan adalah setiap orang yang terpapar paham radikal selagi tidak bergabung dengan jaringan teror yang masuk dalam list DTTOT, belum bisa diterapkan UU no. 5 tahun 2018.
“Karena Al Zaytun ini belum masuk kategori terorisme maka belum menjadi ranahnya Densus 88 anti-teror maupun kami di BNPT. Tapi bukan berarti kami lepas tangan," katanya saat mengisi webinar yang diselenggarakan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia dengan tema PP Al Zaytun: Pendidikan Kontra Produktif pada Senin malam.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Polri Segera Tentukan Nasib Panji GumilangBareskrim Polri segera menentukan nasib pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang.
Baca lebih lajut »
Article headlineGELORA.CO - Panji Gumilang dan Pondok Pesantren Al Zaytun atau Mahad Al Zaytun masih menjadi headline berita di media massa. Panji Gumilang...
Baca lebih lajut »
Article headlineGELORA.CO - Baru-baru ini, dibongkar oleh pendiri Pondok Pesantren Al Zaytun bahwa ada oknum BIN jadi petinggi di Ponpes Al Zaytun. Tak han...
Baca lebih lajut »
Kata Lucky Hakim Soal Isu Santri Boleh Berzina di Ponpes Al ZaytunPersoalan di Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu masih terus bergulir. Terkini, Lucky Hakim selaku mantan Wabup Indramayu memberikan tanggapan soal Al Zaytun.
Baca lebih lajut »