Mantan karyawan menyebut saat tersulit Twitter adalah saat Elon Musk masuk.
REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Jumlah karyawan Twitter yang dipecat dan meluncurkan tindakan hukum terhadap perusahaan terus bertambah hampir setiap hari, menurut seorang pengacara yang mewakili beberapa dari mereka, seperti dikutip dari BBC, Sabtu .
Baca Juga Adapun salah satu kliennya, Amir Shevat, mengatakan kepada BBC, bos Twitter Elon Musk telah gagal memimpin perusahaan. Twitter tidak menanggapi permintaan komentar dari BBC. Shevat adalah kepala produk untuk platform pengembang Twitter, yang bertanggung jawab atas sekitar 150 staf. Dia mengatakan, hampir seluruh timnya diberhentikan dalam satu malam.
Kondisi itu dikenal dengan Bricked, yakni proses mengubah komputer menjadi sesuatu yang lebih mirip batu bata."Jadi Anda tidak bisa masuk, Anda tidak bisa melakukan apa pun dengan komputer itu," kata dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ramai-ramai Staf Twitter Gugat Elon Musk, Ada Apa?Pengacara menyebutkan, jumlah karyawan Twitter yang melayangkann guguatan ke Elon Musk meningkat tiap hari.
Baca lebih lajut »
Elon Musk Mau Bikin Twitter Jadi Aplikasi Jual Beli dan PembayaranElon Musk ingin membuat aplikasi Twitter bisa digunakan untuk melakukan transaksi jual beli hingga pembayaran.
Baca lebih lajut »
SpaceX Milik Elon Musk Mau Masuk RI, Bahlil Siap Bantu Perizinan'Karena menurut saya perlambatan perizinan investasi itu sama dengan menahan penciptaan pekerjaan dan menahan pendapatan negara, yang penting clear.'
Baca lebih lajut »
Elon Musk Divonis Tak Bertanggung Jawab Dalam Kasus Cuitan “Go Private”Juri di pengadilan Amerika Serikat (AS) menyatakan CEO Tesla Elon Musk dan perusahaannya tidak bertanggung jawab karena menyesatkan para investor dengan cuitan pada 2018 tentang rencana go private Tesla. Menurut kantor berita Reuters, Musk saat itu mencuit bahwa dia sudah memiliki pendanaan...
Baca lebih lajut »
Dituduh Ingin Privatisasi Tesla karena Cuitannya, Elon Musk Dinyatakan Tak BersalahPemilik Tesla dan Twitter, Elon Musk dinyatakan tak bersalah setelah cuitannya di Twitter membuatnya dituduh ingin privatisasi Tesla.
Baca lebih lajut »
Bill Gates Ingatkan Elon Musk Jangan Pergi ke Mars, Ada Apa?Miliarder Elon Musk berambisi untuk misi mengirim manusia ke planet Mars, tapi...
Baca lebih lajut »