Elon Musk ingin membuat aplikasi Twitter bisa digunakan untuk melakukan transaksi jual beli hingga pembayaran.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Elon Musk ingin pengguna Twitter dapat melakukan transaksi jual beli hingga mengirim uang lewat platform tersebut, layaknya aplikasi PayPal dan Apple Pay.
"Twitter sedang mengerjakan sistem yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran [transaksi] dengan pengguna lain," tulis laporan itu dikutip dari Mashable, Sabtu . Adapun Manajemen Produk Twitter Esther Crawford dipercaya untuk menyelesaikan urusan perizinan itu. Dia memimpin tim kecil di Twitter yang juga bertanggung jawab pada perlindungan data pengguna.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
SpaceX Milik Elon Musk Mau Masuk RI, Bahlil Siap Bantu Perizinan'Karena menurut saya perlambatan perizinan investasi itu sama dengan menahan penciptaan pekerjaan dan menahan pendapatan negara, yang penting clear.'
Baca lebih lajut »
Ramai-ramai Staf Twitter Gugat Elon Musk, Ada Apa?Pengacara menyebutkan, jumlah karyawan Twitter yang melayangkann guguatan ke Elon Musk meningkat tiap hari.
Baca lebih lajut »
Dituduh Ingin Privatisasi Tesla karena Cuitannya, Elon Musk Dinyatakan Tak BersalahPemilik Tesla dan Twitter, Elon Musk dinyatakan tak bersalah setelah cuitannya di Twitter membuatnya dituduh ingin privatisasi Tesla.
Baca lebih lajut »
Kisah Tukang Galon di Wonogiri: Mau Beli Bibit Tanaman, Justru Dituduh Mau Culik 2 Siswi SMPIsu penculikan kembali beredar, kali ini tukang galon di Wonogiri dituduh akan melakukan penculikan dua siswi SMP saat hendak membeli bibit tanaman.
Baca lebih lajut »
Gara-gara Ini, Mau Nggak Mau Hary Tanoe Lepaskan Jabatan Dirut MNC DigitalPT MNC Digital Entertainment Tbk. mengumumkan pengunduran Hary Tanoesoedibjo dari posisi direktur utama perusahaan.
Baca lebih lajut »
Elon Musk Divonis Tak Bertanggung Jawab Dalam Kasus Cuitan “Go Private”Juri di pengadilan Amerika Serikat (AS) menyatakan CEO Tesla Elon Musk dan perusahaannya tidak bertanggung jawab karena menyesatkan para investor dengan cuitan pada 2018 tentang rencana go private Tesla. Menurut kantor berita Reuters, Musk saat itu mencuit bahwa dia sudah memiliki pendanaan...
Baca lebih lajut »