Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memaparkan tiga skenario menangani COVID-19 jika pandemi tersebut terus berlanjut hingga 2021.\r\n \r\n\r\nHal ...
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi , Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD , Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis saat sesi tanya jawab dalam acara silaturahim bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumut di Grand Aston City Hall Medan pada Kamis malam.
Medan - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memaparkan tiga skenario menangani COVID-19 jika pandemi tersebut terus berlanjut hingga 2021.Hal itu disampaikan dalam acara silaturahim bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumut di Grand Aston City Hall Medan pada Kamis malam.Skenario pertama yakni ditemukannya vaksin. Setelah ditemukan, dua pertiga dari populasi harus divaksin. Diperlukan dua ampul vaksin, pertama adalah untuk vaksin awal dan kedua untuk penguat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
'Setoran Dividen 2021 Jebol Akibat Covid-19' |Republika OnlineSebelum pandemi Covid-19, Menteri BUMN optimistis deviden capai Rp 43 triliun
Baca lebih lajut »
Viral Video Pasien di Rumah Karantina COVID-19 Protes Bupati JombangVideo pasien memprotes Bupati Jombang terkait buruknya pelayanan di rumah karantina COVID-19 viral. Para pasien juga mengeluhkan tidak adanya perhatian pemkab. Viral Jombang
Baca lebih lajut »
Positif Covid-19 Usai Turnamen, Djokovic Dibela Bintang Man UnitedBintang Man United, Nemanja Matic, membela Novak Djokovic yang positif Covid-19 seusai nekat membuat dan ikut turnamen di tengah situasi pandemi.
Baca lebih lajut »
Satu PDP di Lampung Meninggal, Hasil Swab Covid-19 Negatif |Republika OnlinePDP yang meninggal di Lampung mengalami pneumonia dan hasil rapid testnya reaktif
Baca lebih lajut »
83 Pasien Covid-19 di Wonosobo Dinyatakan Sembuh |Republika OnlineRiyatno mengimbau seluruh warga untuk tetap menaati protokol kesehatan.
Baca lebih lajut »