Komisi Pemilihan Umum mengaku tidak siap jika Pilkada 2020 digelar menggunakan e-voting.
Dia mengatakan sistem berbasis dalam elektronik bisa diterapkan pada pilkada kali ini adalah rekapitulasi hasil pemungutan suara elektronik.
Kemudian, untuk merealisasikan rekapitulasi elektronik KPU harus melakukan banyak tahapan dari persiapan, pengujian, perbaikan dan penyempurnaan lainnya sejak awal 2020 ini, tidak bisa langsung atau disediakan secara singkat. Demikian juga untuk pemungutan suara elektronik, metode ini tentunya juga harus melewati banyak tahapan penting agar benar-benar bisa diterapkan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ketua Komisi X Dorong Unusia Jadi Kampus Riset |Republika OnlineUnusia harus terdepan terkait data dan kajian mengenai keislaman dan keindonesiaan.
Baca lebih lajut »
Peras Ketua KUD, Dua Wartawan dan Ketua LSM Terjaring OTTOperasi tangkap tangan (OTT) dilakukan oleh tim cyber Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Musi Rawas (Mura) terhadap dua...
Baca lebih lajut »
KPU tidak Siap Jika |em|e-Voting|/em| Diterapkan pada Pilkada 2020 |Republika OnlineKPU mengaku tidak siap jika e-voting diterapkan pada Pilkada 2020.
Baca lebih lajut »
KPU Bengkulu Siap Laksanakan Pilgub dan Pilbup 9 Desember 2020Ketua KPU Bengkulu, Irwan Saputra mengatakan, pihaknya siap menyelenggarakan pilkada yakni Pilgup dan Pilbup daerah ini pada 9 Desember 2020 mendatang.
Baca lebih lajut »
Ketua Tim Gugus Tugas Paparkan Perkembangan Covid-19 |Republika OnlinePresiden Jokowi tegaskan penanganan Covid-19 diperlukan kedisiplinan semua pihak.
Baca lebih lajut »
Ketua DPR Ingatkan Pemimpin Bangsa untuk Amalkan PancasilaPuan Maharani mengingatkan para pemimpin bangsa, baik saat ini maupun yang akan datang, untuk tetap memegang teguh nilai-nilai Pancasila.
Baca lebih lajut »