Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman tidak bisa memastikan akan adanya tambahan honor bagi penyelenggara Pilkada...
ad hoc. Karena, besaran honor bagi panitia pemilihan kecamatan , panitia pemungutan suara , dan kelompok penyelenggara pemungutan suara sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan.
Namun, diungkapkan Arief, ada beberapa anggota DPR yang mengusulkan adanya tambahan honor bagi penyelenggara pilkada ad hoc itu, pada rapat Komisi II DPR bersama KPU, Kementerian Dalam Negeri , Badan Pengawas Pemilu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu pada Rabu 3 Juni 2020."Ya jadi petugas kesehatan, banyak petugas di beberapa tempat karena bekerja di masa Pandemi ini kan diberikan tambahan lah, tambahan penghasilan," jelasnya.
Di samping itu, kata dia, jumlah TPS akan bertambah. Namun, penambahannya tidak sampai dua kali lipat dari sebelumnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
KPU Ajukan Penambahan Anggaran Pilkada Rp2,5-5 TriliunKPU mengajukan dua kategori penambahan anggaran. Masing-masing kategori memiliki dua opsi.
Baca lebih lajut »
KPU Gowa Mulai Tahapan Pilkada di Tengah Peningkatan Kasus Covid-19Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan akan dimulai pada Senin (15/6/2020).
Baca lebih lajut »
Pilkada Saat Pandemi, KPU Kurangi Target Partisipasi Pemilih jadi 77,5 Persen'Kami sudah memplenokan, target partisipasi 77,5 persen,' kata Komisioner KPU Viryan Azis.
Baca lebih lajut »
KPU Berharap Usulan Tambah Anggaran Pilkada Tuntas Sebelum Pertengahan JuniKPU berharap persoalan penambahan anggaran itu bisa diselesaikan sebelum pertengahan bulan Juni atau sebelum tahapan pilkada dilanjutkan.
Baca lebih lajut »
Ketua KPU soal Harun Bawa Foto Pimpinan Partai: Mungkin DekatKetua KPU Arief Budiman mengaku tak terpengaruh saat kader PDIP Harun Masiku menunjukkan foto bersama pimpinan partai dalam lobinya.
Baca lebih lajut »
Cegah Kerumunan, KPU Akan Kurangi Jumlah Pemilih per TPSBerdasarkan hasil rapat dengan DPR RI, KPU berencana mengurangi kapasitas pemilih di tiap TPS, dari 800 orang menjadi 500 orang.
Baca lebih lajut »