Emirsyah menerima suap sebesar 1,2 juta euro dan US$ 180.000 atau setara Rp 20 miliar dalam bentuk uang dan barang dari Soetikno.
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengidentifikasi adanya aliran uang hingga sekitar Rp 100 miliar terkait kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia. Uang dalam bentuk sejumlah mata uang ini diduga mengalir ke para tersangka dan pihak lain yang terlibat.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan mantan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar, pendiri PT Mugi Rekso Abadi sekaligus Beneficial Owner Connaught International Pte.ltd Soetikno Soedarjo serta mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia Tbk, Hadinoto Soedigno sebagai tersangka. Hadinoto diduga bersama-sama Emirsyah menerima suap dari Soetikno terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia.
Untuk program peremajaan pesawat, Emirsyah Satar melakukan beberapa kontrak pembelian dengan empat pabrikan pesawat pada 2008-2013 dengan nilai miliaran dolar Amerika Serikat, yakni kontrak pembelian mesin Trent seri 700 dan perawatan mesin atau Total Care Program dengan perusahaan Rolls Royce, kontrak pembelian pesawat Airbus A330 dan Airbus A320 dengan perusahaan Airbus S.A.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
KPK Identifikasi Suap Kasus Garuda Indonesia hingga Rp 100 MiliarDalam kasus ini, KPK menetapkan 2 orang, di antaranya mantan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar sebagai tersangka.
Baca lebih lajut »
KPK identifikasi data kepatuhan LHKPN 40 calon pimpinan KPKKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengidentifikasi data kepatuhan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 40 calon pimpinan KPK ...
Baca lebih lajut »
KPK Identifikasi Data Kepatuhan LHKPN 40 Capim KPKKepatuhan LHKPN sebagai salah satu pertimbangan menyaring capim KPK.
Baca lebih lajut »
KPK identifikasi suap kasus Garuda Indonesia mencapai Rp100 miliarKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi total suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda ...
Baca lebih lajut »
KPK Identifikasi Suap Kasus Garuda Indonesia Capai Rp100 MTotal nilai suap yang mengalir pada sejumlah pihak termasuk tersangka yang telah teridentifikasi sampai saat ini adalah sekitar Rp100 miliar dalam bentuk berbagai mata uang.
Baca lebih lajut »
KPK Identifikasi Uang Suap Kasus Garuda Capai Rp100 MKPK mengidentifikasi jumlah uang suap kasus pengadaan mesin pesawat Garuda Indonesia mencapai Rp100 miliar.
Baca lebih lajut »