Komnas HAM: Wiranto Bertindak Seperti Orba Saat Hadapi Demo

Indonesia Berita Berita

Komnas HAM: Wiranto Bertindak Seperti Orba Saat Hadapi Demo
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 38 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 18%
  • Publisher: 63%

Pernyataan unjuk rasa disusupi adalah cara-cara khas Orde Baru (Orba).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia , Choirul Anam, menyebut reaksi Menkopolhukam Wiranto saat menyikapi demonstrasi mahasiswa dan elemen masyarakat lain sama seperti yang dilakukannya saat menghadapi demonstrasi besar-besaran pada 1998. Choirul menyebut sikap Wiranto yang selalu menyebut unjuk rasa disusupi adalah cara-cara khas Orde Baru .

Baca Juga Pada unjuk rasa 1998, Choirul mengungkapkan, ia ikut demonstrasi bersama mahasiswa lain."Kami bertanya-tanya, 'lho mana ini yang disusupi? Ini kan teman-teman kami sendiri'," kata dia. "Kalau ada yang menunggangi dan ancam keamanan ya mereka yang harus ditangkap. Jangan adik-adik mahasiswanya. Jadi ekspresi menjaga keamanan ini jangan sampai salah arah," tuturnya.

Choirul pun mengkritisi perntanyaan Wiranto yang menyesalkan keikutsertaan elemen masyarakat seperti pengemudi ojek online, suporter sepak bola, buruh, hingga tukang gigi dalam aksi demonstrasi menolak pengesahan RKUHP. Dia mengingatkan jika mereka semua adalah elemen masyarakat yang juga terdampak RKUHP jika nantinya disahkan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Komnas HAM Kawal Kasus Kematian Dua Mahasiswa KendariKomnas HAM Kawal Kasus Kematian Dua Mahasiswa KendariDua korban tersebut, yaitu Randi (22) dan M Yusuf Kardawi (20), mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari. Berdasarkan hasil otopsi, Randi meninggal karena luka tembak di bagian dada kanan atas.
Baca lebih lajut »

Komnas HAM Desak Pemerintah Ungkap Kerusuhan WamenaKomnas HAM Desak Pemerintah Ungkap Kerusuhan WamenaKetua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, kerusuhan di Wamena merupakan sebuah tragedi kemanusiaan yang harus diusut tuntas.
Baca lebih lajut »

Komnas HAM Minta Kerusuhan di Wamena Tak Dikaitkan dengan Isu SARAKomnas HAM Minta Kerusuhan di Wamena Tak Dikaitkan dengan Isu SARAPola pikir korban adalah seluruh masyarakat Papua mesti dikedepankan demi mempersempit segregasi sosial antarkelompok masyatakat.
Baca lebih lajut »

Komnas HAM Desak Brigjen Merdisyam Ungkap Kasus Kematian 2 Mahasiswa KendariKasus tewasnya 2 mahasiswa di Kendari karena peluru tajam menjadi tantangan buat Brigjen Merdisyam. BrigjenMerdisyam
Baca lebih lajut »

Komnas HAM Dorong Pengungkapan Kerusuhan WamenaKomnas HAM Dorong Pengungkapan Kerusuhan WamenaKomnas HAM menyebut kerusuhan Wamena sebagai tragedi kemanusiaan.
Baca lebih lajut »

Komnas HAM Kutuk Kerusuhan di WamenaKomnas HAM Kutuk Kerusuhan di WamenaMenurut Taufan, Komnas HAM di Wamena telah memantau persitiwa kerusuhan tersebut dan mendapati fakta bahwa kerusuhan disebabkan oleh kabar bohong.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-05 01:10:02