Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Perum Bulog Wilayah Sumut, Perum Bulog Cabang Medan, PUD Pasar Kota Medan, dan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan di ruang rapat Komisi III pada gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No.1, Medan, Senin (20/2).
Misalnya saja, isu adanya beras bulog yang dioplos di Kota Medan, hasil rapat itu menyimpulkan kalau itu adalah hoaks atau tidak benar. Rapat juga menyimpulkan bahwa kabar pengoplosan beras itu hanya kesalahan persepsi belaka.
“Dapat kami pastikan bahwa isu itu tidak benar, itu kabar hoaks, ini hanya masalah persepsi saja,” ucap Pimpinan Wilayah Bulog Sumut, Arif Mandu dalam pertemuan tersebut. Dalam RDP yang dipimpin Ketua Komisi III Afif Abdillah dan diikuti Sekretaris Komisi Hendri Duin serta Anggota Komisi R Muhammad Khalil Prasetyo dan Edward Hutabarat tersebut, Arif mengatakan bahwa pergantian kemasan beras dari karung 50 kg menjadi karung 5 kg bukanlah bentuk oplosan. “Jadi beras Bulog dengan ukuran 50kg itu di ganti kemasannya menjadi 5kg agar terjangkau oleh masyarakat. Namun untuk harga tetap mengikuti HET , yaitu Rp9.950/kg atau Rp49.750/kemasan 5kg,” ujar Arif.
Dijelaskan Arif dalam RDP yang turut dihadiri Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan Benny Iskandar Nasution serta Dirut PUD Pasar Medan Suwarno berserta jajarannya direksi PUD Pasar lainnya, pada dasarnya Bulog menjual beras dengan kualitas baik tersebut ke Pemko Medan melalui PUD Pasar yang bekerjasama dengan PT Pilar Grup. Setelahnya, PUD Pasar mendistribusikan beras tersebut melalui pasar-pasar yang ada di Kota Medan. “Jadi selama dijual dengan mengikuti HET, yaitu Rp9.
Senada dengan Arif, Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Benny Iskandar Nasution, mengatakan bahwa isu pengoplosan beras tersebut adalah kesalahan persepsi. “Jadi kemasan atau karung 50kg memang diubah menjadi karung 5kg, sifatnya hanya untuk membantu masyarakat dalam membeli beras. Kalau membeli beras 50kg, pasti banyak yang tidak mampu walaupun harga perkilogramnya murah. Untuk itu dibuat dengan kemasan 5kg, namun harga HET tetap sama, yaitu Rp9.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sidak ke SMPN 20 Bogor, Komisi Komisi V Temukan Banyak MasalahKomisi IV DPRD Kota Bogor melakukan sidak ke SMPN 20 Kota Bogor. Sidak ini sebagai tindak lanjut laporan bahwa kondisi sekolah sudah memprihatinkan. Komisi IV DPRD...
Baca lebih lajut »
Komisi III DPR Dukung Langkah Polri Buka Lagi Kasus Indosurya |Republika OnlineLangkah membuka kasus Indosurya tepat karena banyak masyarakat yang dirugikan.
Baca lebih lajut »
Polri Buka Lagi Kasus KSP Indosurya, Anggota Komisi III DPR: Langkah TepatAnggota Komisi III DPR Nasir Djamil mendukung langkah kepolisian dalam mengusut kembali kasus KSP Indosurya.
Baca lebih lajut »
Bamsoet Apresiasi Gelar Doktor Anggota DPR Sarifuddin SuddingBambang Soesatyo, mengapresiasi pencapaian akademik Anggota Komisi III DPR RI Sarifuddin Sudding.
Baca lebih lajut »
Ini Tampang 3 Pelaku Begal Pasutri yang Viral di Jalan Kakap MedanMedan, Sumut - Tim Sat Reskrim Polrestabes Medan menangkap tiga pelaku begal yang aksinya viral usai merampok pasangan suami istri (pasutri) di Jalan Kakap, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area.
Baca lebih lajut »