Pembahasan yang lebih cepat dinilai akan memberikan kepastian hukum bagi para pemangku kepentingan, misalnya partai politik.
RI menargetkan pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu selesai di akhir tahun 2020 atau paling lambat awal tahun 2021.ini penting kenapa kita bahas lebih awal. Dengan harapan, kita ingin selesai di akhir 2020. Kalaupun telat, kita ingin di awal 2021 ini sudah selesai," kata Wakil Ketua Komisi II Saan Mustopa dalam diskusi daring, Minggu .
"Karena pengalaman-pengalaman sebelumnya, RUU Pemilu itu selalu dibahas dan diputuskan jelang dekat-dekat pemilu, kita tidak mau hal ini kembali terulang," ujar Saan. Dalam prosesnya, Saan menuturkan, Komisi II DPR sedang menyiapkan naskah akademik serta draf RUU Pemilu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Komisi II sampaikan poin krusial dalam draf RUU PemiluWakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi Partai NasDem Saan Mustopa mengatakan beberapa isu krusial yang ada dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang akan dibahas secara mendalam.
Baca lebih lajut »
Beredar Draf RUU Pemilu, Wakil Ketua Komisi II: Belum FinalWakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa mengatakan draf RUU Pemilu per 6 Mei yang beredar di publik belum menjadi dokumen final.
Baca lebih lajut »
Komisi IV DPR Dukung Program Percepatan Tanam Padi |Republika OnlineProgram dinilai dapat menjadi senjata ampuh dalam memerangi dampak Covid-19
Baca lebih lajut »
Manajer Mendiang Paul Walker Gugat Komisi |Republika OnlineSang manajer menyebut belum terima komisi dari pendapatan terakhir mendiang Walker.
Baca lebih lajut »
Komisi III Desak Usut Kasus Impor Tekstil IlegalKomisi III Desak Usut Kasus Impor Tekstil Ilegal
Baca lebih lajut »
Malam Ini, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Kembali DibukaPembukaan tersebut dilakukan sehubungan dengan berakhirnya operasi pengendalian transportasi Lebaran 2020.
Baca lebih lajut »