Parakan sebuah kota santri dan perjuangan yang penuh kenangan.
Kota Parakan adalah jantung dan nafas saya, saya lahir dan besar di kota itu. Setahu saya di masa perjuangan, Mbah saya H Ridwan adalah bendaharawannya pesantren 'Bambu Runcing', KH Mbah Subkhi. Bapak jadi anggota Partai Masjumi, saya sendiri aktivis Pelajar Islam Indonesia , sebelumnya pernah ikut basictraining IPNU. Kami besar di keluarga Muhammadiyah , mengaji di lingkungan nahdhiyin dan pernah sekolah di tsanawiyah yang didirikan para alumnus Pondok Gontor.
Kota Parakan yang konon tengah diperjuangkan menjadi 'Kota Pusaka', bagi saya adalah puisi terpanjang dalam hidup saya. Di novel Pat Be Tio –Kota Parakan- yang merupakan kisah nyata komunitas Tinghoa karya Hau Lian Oen yang terbit tahun 1928, disebutkan sebagai kota sangat mesum. Selain itu, juga menjadi tempat peredaran candu yang didatangkan dari Lasem.
Parakan,adalah Pecinan dan Bambu Runcing. Parakan adalah barometer bagi Temanggung, baik politik maupun tradisi keilmuannya. Maka tidak mengherankan , pada serentetan kerusuhan massa menjelang Pemilu ’97, Parakan dijadikan ajang pertikaian partai politik. Saya jadi ingat masa muda saya, walau acapkali terjadi pertikaian dengan anak-anak turunan etnis Tionghoa, tidak membuat kami bermusuhan. Kami tetap menjalin persahabatan. Bahkan tidak sedikit pemuda pribumi mengincar ‘amoy-amoy’.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Anyaman Melepas Diskriminasi – Kompas.idAnyaman dari bambu ataupun bahan tradisional lain sering kali dipandang identik dengan peralatan rumah tangga kuno yang dibuat asal-asalan.
Baca lebih lajut »
Triawan Munaf Hadiri Pembukaan Bekraf Festival 2019 di SoloFoto Kepala Bekraf Triawan Munaf menerima cenderamata dari Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dalam pembukaan...
Baca lebih lajut »
Depok dan Jakarta Timur Raih Sertifikasi Ruang Bermain Ramah AnakEmpat kota/kabupaten di Indonesia meraih sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan...
Baca lebih lajut »
Belajar Pindah Ibu Kota dari KazakhstanPemindahan dari ibu kota bukan hal serampangan.
Baca lebih lajut »
Bulan Eliminasi Kaki Gajah, Pemerintah Libatkan 2000 Pelajar di NTTProvinsi Nusa Tenggara Timur dipilih sebagai tempat pencanangan Bulan Eliminasi Kaki Gajah ke-5 karena dari 22 kabupaten/kota di provinsi ini ada 18 kabupaten/ kota yang endemis Filariasis.
Baca lebih lajut »
Dua Papan Running Text Raib DicuriAksi pencurian itu diketahui dari laporan masyarakat. Setelah mendapat laporan, Badan Keuangan Daerah dan Aset Kota Depok langsung melaporkan ke Polres Kota Depok.
Baca lebih lajut »