Belajar Pindah Ibu Kota dari Kazakhstan

Indonesia Berita Berita

Belajar Pindah Ibu Kota dari Kazakhstan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 71 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 32%
  • Publisher: 63%

Pemindahan dari ibu kota bukan hal serampangan.

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan secara resmi rencana pemindahan ibu kota negara. Rencananya ibu kota akan dipindahkan dari Jakarta ke kabupaten Kutai Kertanegara serta Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Sejumlah alasan digulirkan, mulai dari kemacetan, kepadatan penduduk, polusi, banjir, rawan bencana alam, dan sebagainya.

Polemik pemindahan ini juga menjadi perhatian sejumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah RI. Kebetulan DPD RI juga sedang menghadiri Pertemuan Parlemen Negara Eurasia di Astana, yang kini berganti nama menjadi Nursultan Nazarbayev, ibu kota Kazakhstan. Anggota DPD RI, Damayanti Lubis, yang memimpin delegasi DPD RI, mengatakan, Indonesia bisa belajar dari Kazakhstan."Perkembangan penduduk, tata kota. Pemerintah bisa membuat regulasi agar tidak terjadi urbanisasi berlebihan, tinggi bangunan tidak boleh lebih dari 300 meter, dan sebagainya,” kata Damayanti saat mengunjungi museum pemindahan ibu kota Kazakhstan, Astanagenplan LLP.

Gulinov menjelaskan pemindahan ibu kota merupakan persoalan yang kompleks dan rumit. Untuk itu, perlu upaya yang terkonsolidasi dengan baik. Perlu sejumlah hal yang dilakukan secara bertahap."Jadi, yang harus dilakukan adalah keputusan dulu. Kalau di Kazakhstan, diputuskan oleh Majelis Tinggi Kazakhstan,” kata dia.

“Ibu kota baru itu membutuhkan banyak uang, tapi pada saatnya dia bisa mandiri dan mengembalikannya. Proses ini dialami empat hingga lima tahun,” papar Gulinov. Hal yang memudahkan Kazakhstan adalah tidak ada masalah dalam penyediaan lahan ibu kota. Semua tanah mayoritas dimiliki negara, kecuali ada beberapa tanah yang penguasaannya sudah diberikan pada asing. Misalnya ada masterplan kota yang ternyata tanahnya sudah dikuasai asing.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Banyak Laga Berpotensi Ditunda, Persib Buka Peluang Pindah KandangBanyak Laga Berpotensi Ditunda, Persib Buka Peluang Pindah KandangPersib Bandung itu dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya pada 19 Oktober dan Persija Jakarta pada 28 Oktober. Ada kemungkinan ditunda.
Baca lebih lajut »

Senin pagi, Jakarta kota terpolusi keempat duniaSenin pagi, Jakarta kota terpolusi keempat duniaIbu Kota Jakarta kembali bertengger di peringkat keempat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Senin pagi.\r\n\r\nBerdasarkan data dari laman ...
Baca lebih lajut »

Kirim Paket dengan Q9, Paket Barang Diterima di Hari yang SamaKirim Paket dengan Q9, Paket Barang Diterima di Hari yang SamaMelalui layanan Q9 ini, pengiriman barang kepada kota-kota di Pulau Jawa dan ibu kota provinsi (di luar Pulau Jawa) akan sampai pada hari yang sama.
Baca lebih lajut »

Senin Pagi, Jakarta Empat Besar Kota Terpolusi DuniaSenin Pagi, Jakarta Empat Besar Kota Terpolusi DuniaIbu Kota DKI Jakarta kembali bertengger di peringkat keempat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Senin (7/10/2019) pagi.
Baca lebih lajut »

Triawan Munaf Hadiri Pembukaan Bekraf Festival 2019 di SoloTriawan Munaf Hadiri Pembukaan Bekraf Festival 2019 di SoloFoto Kepala Bekraf Triawan Munaf menerima cenderamata dari Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dalam pembukaan...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-03 19:09:24