Dua pekan setelah dinyatakan positif Covid-19 Deddy Corbuzier mengalami demam cukup tinggi meskipun hasil tesnya sudah negatif.
"Something is wrong, saya CT toraks pada saat itu. Ternyata ada kerusakan, hitungannya itu 30, saya enggak ngerti 30 persen atau apa. Lalu saya dimintaKarena hasil kadar saturasi oksigen dalam tubuhnya masih 99, Deddy diperbolehkan dokter untuk perawatan dari rumah."Saya ketemu dokter Gunawan, dia bilang ini memburuk, ketika di cek CT toraks sudah 60 dan keadaannya masuk ke momen badai sitokin," kata Deddy.
"Setahu saya badai sitokin ini membuat orang meninggal, kondisinya pada saat itu panas demam, badan sakit semua, kecewa sekali," tuturnya. Deddy kecewa karena dia tak menyangka orang sepertinya yang selalu menjalani hidup sehat bisa terkena badai sitokin. "Saya olahraga tiap hari, vitamin D saya tinggi, zinc saya tinggi, saya bisa kena tanpa gejala, lalu minggu kedua, hancur saya," ucap Deddy.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Dua Minggu Tak Aktif, Deddy Corbuzier: Saya Sakit, Kena Covid-19Deddy Corbuzier mengungkapkan dia sakit parah akibat terinfeksi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Gelar Vaksinasi Covid-19, DMI Keliling Masjid di Permukiman Ibu Kota Tiap Akhir PekanVaksinasi di tempat ibadah ini merupakan upaya membantu pemerintahan dalam menciptakan herd immunity di antara masyarakat Ibu Kota.
Baca lebih lajut »
Kementerian PPPA Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19 Ibu Hamil dan AnakIbu hamil dan anak merupakan kelompok yang rentan terpapar Covid-19 sehingga dibutuhkan vaksinasi sebagai perlindungannya.
Baca lebih lajut »
Tata Cara Pemulasaraan Jenazah Covid-19Dalam penanganan jenazah pasien Covid-19, pemerintah pusat melalui Kementerian Agama telah memberikan panduan khusus.
Baca lebih lajut »
Inggris Mulai Tawarkan Uji Antibodi Covid-19 |Republika OnlineMasyarakat umum Inggris bisa lakukan uji antibodi Covid-19 mulai pekan depan.
Baca lebih lajut »