Staf Khusus Kementerian Keuangan Yustinus Prastowo mengakui serapan anggaran PEN untuk penanganan Covid-19 memang rendah
Menurutnya, minimnya serapan untuk kesehatan ini dikarenakan adanya penyesuaian. Dari sebelumnya cadangan dana kesehatan dialokasikan untuk pasien Covid-19.Yustinus menjelaskan, mulanya anggaran kesehatan ini oleh Kementerian Kesehatan dialokasikan untuk pasien. Namun seiring perkembangannya, jumlah pasien tak sebanyak estimasi, sehingga dilakukan penyesuaian.
** Saksikan"Berani Berubah" di Liputan6 Pagi SCTV setiap Senin pukul 05.30 WIB, mulai 10 Agustus 2020 Dia pun mempertanyakan, apakah pemerintah sudah memiliki skenario lain jika anggaran PEN tidak terealisasi 100 persen.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sri Mulyani Lantik 11 Pimpinan Tinggi Pratama KemenkeuMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati lantik 11 pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Baca lebih lajut »
Wapres Minta Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah DitingkatkanMenurut Wapres, dengan indeks inklusi yang masih rendah, merupakan kesempatan untuk melakukan perluasan layanan keuangan syariah.
Baca lebih lajut »
Astra Lego Bank Permata, Untuk Apa Dana Hasil Penjualannya?Dana yang diperoleh dari penjualan saham Bank Permata tersebut diprioritaskan tuntuk memperkuat keuangan perusahaan.
Baca lebih lajut »
Astra Lego Bank Permata, Untuk Apa Dana Hasil Penjualannya?Dana yang diperoleh dari penjualan saham Bank Permata tersebut diprioritaskan tuntuk memperkuat keuangan perusahaan.
Baca lebih lajut »
Boncos! Defisit APBN Bakal Terus Melebar hingga 6,34% PDBKementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga pertengahan tahun...
Baca lebih lajut »
Ini Cara Mengurus Sertifikat Halal Gratis bagi UMK |Republika OnlineTarif resmi sertifikasi halal belum ditentukan oleh Kementerian Keuangan.
Baca lebih lajut »