Garuda Indonesia menyepakati komitmen bersama untuk melanjutkan kerja sama manajemen.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan mengakhiri tenggat waktu yang diberikan kepada Sriwijaya Air Group. Semenjak bermasalah, Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub sebelumnya memberikan toleransi kepada Sriwijaya Air Group hingga besok terkait operasonalnya.
Dengan begitu kekhawatiran terkait kelaikudaraan Swrijaya Air Group saat ini sudah kembali normal."Iya karena sekarang GMF sudah memberikan pelayanan setelah KSM berlanjut," tutur Avirianto. Jika hingga besok Sriwijaya Air belum menentukan langkahnya, Avirianto menegaskan Kemenhub akan memberikan pengawasan ketat setiap hari. Sebab menurutnya saat ini dari 30 pesawat yang dimiliki yang operasional hanya 12 unit saja.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Arema FC Vs PSM, Darije Ingin Akhiri Tren Buruk di Laga TandangPasalnya, di Liga 1 musim ini, PSM Makassar tak sekali pun meraih kemenangan saat bertanding di luar Makassar.
Baca lebih lajut »
Dwayne Johnson Tampil Lagi di Gulat WWE, Akhiri 15 Tahun PensiunDwayne Johnson atau yang dikenal sebagai The Rock, akan kembali ke gulat WWE dalam pergelaran WWE Smackdown pada Jumat nanti.
Baca lebih lajut »
Akhiri Periode 2014-2019, DPR Selesaikan 13 RUU Bidang AnggaranDPR telah menyelesaikan 13 Rancangan Undang-Undang (RUU) di bidang anggaran, termasuk dua RUU pada masa persidangan ini, yakni RUU Pertanggungjawaban APBN TA 2018 dan RUU APBN TA 2020.
Baca lebih lajut »
DPR Akhiri Masa Kerja 2014-2019 Lewat Paripurna 30 SeptemberDPR periode 2014-2019 akan menggelar Rapat Paripurna terakhir pada hari ini dengan salah satu agendanya adalah pengambilan keputusan RUU Perkoperasian.
Baca lebih lajut »
Nasib Sriwijaya Air Diputuskan BesokKemenhub sudah memberikan toleransi waktu kepada Sriwijaya Air Group.
Baca lebih lajut »
Kemenhub: Setengah Pesawat Sriwijaya tak Laik TerbangSriwijaya Air yang saat ini masih beroperasi, namun dalam pengawasan DKUPPU Kemenhub.
Baca lebih lajut »