Kemendagri berencana mengundang pemilik akun hendralm, yakni Hendra Hendrawan, pihak yang mengangkat isu jual-beli data pribadi hingga viral di medsos. viral jualbelidata
DETIKNEWS | Kamis 01 Agustus 2019, 13:51 WIB
Lima partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja pengusung Joko Widodo sepakat membentuk paket pimpinan MPR periode 2019-2024. Siapa terdepak?DETIKNEWS | Kamis 01 Agustus 2019, 14:06 WIB Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menggodok perluasan kota. Tapi Bupati Bogor Ade Yasin mengaku belum diajak bicara.DETIKNEWS | Kamis 01 Agustus 2019, 13:58 WIB
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Hendak Dipolisikan Kemendagri, Hendra Pencuit Jual Beli Data e-KTP KecewaKemendagri hendak melaporkan pemilik akun Twitter hendralm ke polisi. Hendra menyatakan cuitannya soal jual beli data e-KTP itu tak dilandasi niat jahat.
Baca lebih lajut »
Polri Tunggu Laporan Resmi dari Kemendagri Terkait Isu Jual-Beli Data e-KTPDirektorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri masih menunggu pengaduan resmi dari staf Dukcapil soal viralnya isu jual-beli data e-KTP dan kartu keluarga (KK).
Baca lebih lajut »
Kemendagri Berencana Polisikan Akun yang Viralkan Jual Beli Data e-KTP'Oleh karenanya dari Dukcapil secara resmi akan membuat laporan terkait masalah pencemaran nama baik Dukcapil,' kata Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri.
Baca lebih lajut »
Kemendagri: Pembuat Viral Jual Beli Data e-KTP Bisa Diberi PenghargaanKemendagri menyatakan tak melaporkan pemilik akun hendralm, karena membuat viral isu jual beli data e-KTP dan KK. Justru, pemilik akun bisa diberi penghargaan.
Baca lebih lajut »
Kemendagri Akan Beri Penghargaan Pencuit Jual Beli Data PribadiPenghargaan ditentukan setelah Polri menyelidiki laporan Samuel terhadap sejumlah akun di Facebook yang diduga untuk jual beli data pribadi.
Baca lebih lajut »
Kemendagri di Tengah Pusaran Jual Beli E-KTP dan KKDugaan jual beli KK dan Nomor Induk Kependudukan di E-KTP di media sosial telah dilaporkan Kemendagri kepada Bareskrim Polri.
Baca lebih lajut »